Simalungun| Wartapoldasu.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Laras, tepatnya di Nagori Laras, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin (5/1/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.
Satu unit sepeda motor Honda Vario keluaran terbaru yang baru dibeli sekitar satu bulan lalu, dikendarai Haikal, warga Serbelawan, menabrak sebuah truk Cold Diesel bernomor polisi BK 8188 YB yang dikemudikan Rio Pradani (25), warga Dusun Rahayu B, Desa Sumber Rejo, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang.
Akibat kejadian tersebut, sepeda motor Vario mengalami kerusakan cukup parah, sementara truk Cold Diesel mengalami pecah lampu depan serta bemper depan terlepas. Beruntung tidak ada korban jiwa, namun pengendara sepeda motor mengalami luka ringan.
Kepada awak media, Rio Pradani menjelaskan bahwa saat kejadian dirinya sedang mengemudikan truk bermuatan berondolan dari Aek Loba menuju Bah Gunung PKS Sinar Tenera.
“Setibanya di tikungan dekat Gereja Katolik Stasi St. Maria Laras Paroki, sepeda motor Vario terlihat melaju cukup kencang dan hendak mendahului kendaraan di depannya.
Diduga karena gugup atau kurang perhitungan, pengendara motor tersebut menabrak bagian depan truk. Saya langsung menginjak rem sehingga tidak terjadi hal yang lebih fatal,” ujar Rio.
Ia menambahkan, dengan dibantu warga sekitar dan Bidan Desa, pengendara sepeda motor langsung dibawa ke Rumah Sakit Perdagangan untuk mendapatkan perawatan medis.
Saksi mata di lokasi kejadian, Rapi, menuturkan bahwa kecelakaan terjadi karena pengendara sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi lantaran terburu-buru hendak berangkat kerja ke kawasan Sei Mangkei.
“Korban mencoba mendahului kendaraan di depannya, namun karena gugup tidak dapat mengendalikan sepeda motornya, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari,” jelas Rapi.
Hasil penelusuran awak media pada Selasa (6/1/2026), korban masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Perdagangan.
Sementara itu, pihak keluarga korban dan pemilik truk Cold Diesel telah sepakat menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan. (Mariono)
- Editor : N gulo
