Karo| Wartapoldasu.com – Pemerintah Kabupaten Karo terus melakukan upaya penanganan banjir yang selama ini melanda Daerah Irigasi (DI) Paya Lah Lah.
Kawasan ini merupakan salah satu lumbung pangan di Kabupaten Karo yang kerap terdampak banjir hingga menyebabkan terendamnya lahan padi sawah dan mengakibatkan kerugian bagi para petani.
Berdasarkan hasil identifikasi, Rawa Lebak di Daerah Irigasi Paya Lah Lah memiliki luas sekitar 3.300 hektare yang berada di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Lau Baleng dan Kecamatan Mardingding, serta tersebar di tujuh desa.
yakni Batu Rongkam, Mbal-Mbal Petarum, Buluh Pancur, Rambah Tampu, Lau Solu, Lau Mulgap, dan Tanjung Pamah. Luas penanganan yang telah dilaksanakan pada tahun 2025 seluas 1.500 ha.
Banjir yang terjadi secara berulang selama ini menjadi kendala utama bagi petani dalam melakukan kegiatan tanam dan panen. Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada menurunnya hasil pertanian, tetapi juga menghambat upaya mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Karo.
Melalui berbagai langkah penanganan dan optimalisasi lahan yang dilakukan, kondisi Daerah Irigasi Paya Lah Lah kini menunjukkan perkembangan yang positif.
Sebagai tindak lanjut atas keberhasilan tersebut, Pemerintah Kabupaten Karo akan melaksanakan Panen Raya Padi Sawah pada Selasa, 20 Januari 2026 di Desa Lau Mulgap, Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum pemulihan sektor pertanian sekaligus penguatan ketahanan pangan daerah di Kabupaten Karo pada khususnya.
- Editor : N gulo
