Salak| Wartapoldasu.com – Kepedulian personel Polres Pakpak Bharat kembali dirasakan masyarakat. Seorang pasien bernama Toko Tumangger (61), ibu rumah tangga asal Laembulan, Desa Pardomuan, Kecamatan STTU Julu, Kabupaten Pakpak Bharat, merasa lega setelah kebutuhan darah yang diperlukan untuk pengobatannya mulai terpenuhi.
Pasien yang dirawat di RSUD Salak, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat tersebut membutuhkan darah golongan A sebanyak empat kantong. .Hingga Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 15.45 WIB, tiga kantong darah telah terpenuhi, salah satunya berasal dari donor darah personel Polres Pakpak Bharat.
Adalah Brigpol Surtani Harahap, Bhabinkamtibmas Polsek Sukaramai Polres Pakpak Bharat, yang secara sukarela mendonorkan darahnya.
Ia langsung menuju laboratorium RSUD Salak setelah membaca informasi kebutuhan darah pasien melalui grup WhatsApp Polres Pakpak Bharat.
Berdasarkan keterangan medis, pasien didiagnosis mengalami pembesaran perut akibat penumpukan cairan di rongga perut (peritoneum) atau dikenal dengan asites, dan berpotensi menjalani tindakan operasi sehingga membutuhkan darah golongan A+.
Setelah dilakukan pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) dan dinyatakan memenuhi syarat serta cocok, Brigpol Surtani Harahap menjalani proses donor darah yang dipandu oleh petugas medis RSUD Salak, Reslina Manik.
Mewakili keluarga pasien, anak dari Ibu Toko Tumangger menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada personel Polres Pakpak Bharat atas kepedulian dan keikhlasan dalam membantu ibunya.
“Terima kasih kepada Bapak Brigpol Surtani Harahap dan Polres Pakpak Bharat yang telah bersedia mendonorkan darah. Semoga kebaikan ini mendapat balasan dari Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya.
Sementara itu, Kapolres Pakpak Bharat AKBP Muhammad Agustiawan, S.T., S.I.K., M.H. melalui Kasi Humas AKP Amron Simanullang, S.H., yang disampaikan oleh Ps. Kasubsi Penmas Aiptu Widodo, mengatakan bahwa.
kegiatan donor darah merupakan bentuk kepedulian sosial personel Polres Pakpak Bharat kepada masyarakat.
“Personel kami rutin membantu masyarakat yang membutuhkan darah dengan menyebarkan informasi melalui grup WhatsApp internal.
Harapan kami, ke depan di wilayah Pakpak Bharat dapat segera berdiri Palang Merah Indonesia (PMI) agar pelayanan kebutuhan darah kepada masyarakat bisa lebih maksimal,” ujar Aiptu Widodo.
- Editor : N gulo
