Lubuk Pakam| Wartapoldasu.com – Wartapoldasu.com Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Deli Serdang Tahun 2027 harus berangkat dari evaluasi kinerja tahun-tahun sebelumnya dan tidak boleh keluar dari arah kebijakan yang telah ditetapkan.
“Tidak boleh ada pola kerja yang terputus. Semua harus berkesinambungan dan terukur,” tegas Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan membuka Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah Penyusunan RKPD Tahun 2027 di Aula Cendana, Lantai II, Kantor Bupati Deli Serdang, Kamis (12/2/2026).
Di forum yang dihadiri pula oleh Wakil Bupati, Lom Lom Suwondo SS tersebut, Bupati mencontohkan, dalam upaya pengendalian inflasi yang menjadi program prioritas pemerintah pusat, Kabupaten Deli Serdang harus fokus pada komoditas penyumbang inflasi terbesar, seperti cabai dan bawang merah. Karena itu, peningkatan produksi, distribusi, hingga stabilitas harga harus menjadi perhatian lintas sektor.
“Kalau tahun 2025, kita sudah mulai pengembangan kawasan cabai, maka di 2026 harus ditambah luas tanamnya.
Lalu, diproyeksikan dampaknya terhadap penurunan inflasi di 2027. Itu yang harus dituangkan dalam perencanaan. Jangan membuat program baru di luar prioritas,” jelas Bupati.
Kolaborasi antarperangkat daerah dan menghilangkan ego sektoral juga merupakan hal penting. Sebab, pembangunan tidak bisa diselesaikan oleh satu dinas.
“Tidak ada kerja sendiri-sendiri. Dinas Pertanian tidak bisa bekerja tanpa dukungan dinas lain, begitu juga sebaliknya. Semua harus terintegrasi. Ini satu pemerintahan, satu tujuan,” tegas Bupati.
Di bidang infrastruktur, Bupati meminta agar perencanaan dilakukan secara matang dan berbasis kebutuhan riil masyarakat, termasuk memperhitungkan dampak ekonomi jangka panjang.
Untuk masalah anggaran juga tidak sekadar dibagi rata tanpa mempertimbangkan efek besar terhadap pertumbuhan daerah.
“Uang pembangunan harus memiliki implikasi besar. Jangan seperti menabur garam ke laut. Kita fokus pada titik prioritas yang benar-benar berdampak.
Misalnya, penanganan banjir atau peningkatan irigasi untuk menaikkan indeks pertanaman,” terang Bupati.
Prinsip yang harus dipegang adalah money follow program, bukan sebaliknya. Program harus disusun berdasarkan kebutuhan dan target kinerja, kemudian anggaran mengikuti.
“Jangan program mengikuti uang. Uang yang harus mengikuti kebutuhan program,” pungkas Bupati.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Deli Serdang, Dr Remus Hasiholan Pardede MSi dalam laporannya menyampaikan, tema pembangunan Kabupaten Deli Serdang tahun 2027 adalah “Akselerasi Pembangunan Daerah yang Sehat, Inklusif dan Berkelanjutan” dengan 10 tema prioritas pembangunan. (Baem Siregar )
- Editor : N gulo
