Simalungun| Wartapoldasu.com – Puluhan warga Nagori Marihat Butar, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, menyatakan mosi tidak percaya terhadap pengelolaan Badan Usaha Milik Nagori (Bumnag).
Mereka mendesak Penjabat (Pj) Pangulu, Camat Bosar Maligas, serta Inspektorat Kabupaten Simalungun untuk segera melakukan evaluasi total dan audit investigatif terhadap manajer Bumnag yang menjabat sejak 2018 hingga saat ini.
Berdasarkan keterangan salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, terdapat sejumlah kejanggalan dalam pengelolaan dana desa melalui Bumnag selama hampir delapan tahun terakhir.
Dari data yang dihimpun awak media di lapangan, berikut rincian penyertaan modal dan proyek yang dinilai tidak transparan:
Tahun 2018 – Pengadaan Alat Musik (Keyboard)
Bumnag mengalokasikan dana sebesar Rp125.000.000 untuk pengadaan alat musik keyboard. Hingga 2026, warga mengaku tidak pernah menerima laporan terkait mekanisme penyewaan, pendapatan yang dihasilkan, maupun aliran dana dari kegiatan tersebut.
Tahun 2019 – Penyertaan Modal Tambahan
Kembali dikucurkan dana penyertaan modal sebesar Rp292.000.000. Namun, warga menyebut tidak pernah ada sosialisasi atau laporan terbuka mengenai peruntukan dana tersebut.
Tahun 2021 – Program Penggemukan Kambing
Program penggemukan 50 ekor kambing dijalankan dengan anggaran Rp70.000.000. Saat ini, kambing-kambing tersebut disebut sudah tidak ada tanpa adanya laporan keuntungan atau hasil usaha yang jelas bagi nagori.
Tahun 2025 – Program Ketahanan Pangan (Ketapang)
Proyek kandang ayam petelur dengan anggaran Rp176.000.000 kembali menuai sorotan. Warga mempertanyakan realisasi dan pertanggungjawaban proyek-proyek sebelumnya yang dinilai belum pernah dipaparkan secara terbuka.
Warga juga mempertanyakan mengapa posisi Manajer Bumnag tidak pernah diganti sejak 2018. Mereka menilai hal tersebut menimbulkan kesan tidak adanya evaluasi kinerja.
“Kami merasa pemerintah desa menganggap masyarakat tidak tahu-menahu. Dana ratusan juta dikelola orang yang sama bertahun-tahun tanpa hasil jelas bagi kesejahteraan nagori.
Kami minta Pj Pangulu dan Camat bertindak tegas,” ujar salah seorang warga kepada awak media, Jumat (20/2/2026).
Menanggapi tuntutan warga, Pj Pangulu menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan dilaksanakan Musyawarah Desa (Musdes) untuk merevisi kepengurusan Bumnag.
“Masalah pengurus Bumnag hari Kamis lusa akan diadakan Musdes untuk revisi kepengurusannya. Untuk laporan setiap akhir tahun dilaksanakan oleh pengurus Bumnag. Sedangkan kambing itu sudah dilelang dan dananya ada di kas BUMDes di Bank BRI, bisa dicek. Masalah kebenarannya bisa dikroscek langsung kepada pengurus Bumnag,” ujarnya kepada awak media.
Desakan Audit Investigatif
Masyarakat Nagori Marihat Butar secara resmi meminta audit investigatif melalui BPMPN serta Inspektorat Kabupaten Simalungun terkait penggunaan dana Bumnag dari 2018 hingga 2026.
Mereka juga meminta evaluasi jabatan Manajer Bumnag serta penghentian sementara pengucuran dana hingga ada penjelasan dan pertanggungjawaban terbuka kepada masyarakat.
Warga berharap langkah audit dan evaluasi tersebut dapat memulihkan kepercayaan publik serta memastikan pengelolaan dana desa benar-benar memberikan manfaat bagi kesejahteraan Nagori Marihat Butar.
- Editor : N gulo
