Simalungun| Wartapoldasu.com – Kualitas pekerjaan infrastruktur yang dikerjakan oleh PT Cahaya Artha Indonesia kini menjadi sorotan masyarakat.
Pasalnya, parit drainase yang merupakan bagian dari proyek rekonstruksi jalan yang baru saja selesai sekitar dua bulan lalu, dilaporkan sudah roboh dan mengalami kerusakan serius.
Pantauan di lokasi, Sabtu (21/02/2026), menunjukkan dinding drainase tampak hancur dan material beton berserakan hingga menghambat aliran air.
Kondisi ini memicu kekhawatiran warga akan potensi banjir saat hujan deras, mengingat fungsi utama drainase tersebut adalah untuk mengalirkan debit air dari badan jalan.
Mhd Wahyudi, warga setempat, menyatakan kekecewaannya terhadap hasil pekerjaan kontraktor.
“Kami sangat menyayangkan. Jalan baru direkonstruksi dan drainasenya baru kelar dua bulan, tapi sekarang sudah ambruk. Ini menunjukkan ada yang salah dengan kualitas konstruksinya,” ujarnya.
Publik kini mempertanyakan profesionalitas serta pengawasan internal perusahaan selaku penyedia jasa.
Dugaan penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi maupun adanya kegagalan teknis dalam proses pengerjaan turut mencuat di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, dinas terkait didesak untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek tersebut. Mengingat proyek masih berada dalam masa pemeliharaan, pihak kontraktor diwajibkan melakukan perbaikan total agar tidak menimbulkan kerugian negara yang lebih besar.
Sementara itu, pihak PT Cahaya Artha Indonesia belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab ambruknya drainase. Masyarakat berharap instansi berwenang dapat bertindak tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran atau kecurangan dalam pelaksanaan pembangunan tersebut. (Mariono)
- Editor : N gulo
