Palas| Wartapoldasu.com – Komitmen kuat pemerintah daerah dalam memperkuat peran PT Bank Sumut sebagai motor penggerak pembangunan kembali ditegaskan melalui pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025.
Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Pusat Bank Sumut, Medan, pada Senin (6/4) ini dihadiri langsung oleh Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam, serta para kepala daerah dari seluruh kabupaten/kota se-Sumatera Utara.
RUPS ini menjadi momentum penting bagi para pemegang saham untuk menyepakati langkah strategis dalam meningkatkan nilai investasi melalui penguatan permodalan, guna mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menghadapi tantangan industri perbankan nasional.
Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menyampaikan bahwa salah satu keputusan utama dalam RUPS adalah pengalokasian kembali 15 persen dari dividen sebagai tambahan setoran modal.
“Ini adalah bentuk nyata komitmen bersama untuk memperkuat Bank Sumut sebagai instrumen strategis pembangunan daerah. Dari dividen yang dibagikan, 15 persen kami kembalikan sebagai setoran modal,” ujarnya.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara turut menambah modal sebesar Rp100 miliar. Langkah ini juga diikuti oleh Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan yang menyuntikkan dana sebesar Rp70 miliar.
Menurut Bobby, penguatan ini akan semakin memperkokoh struktur permodalan Bank Sumut yang saat ini telah mencapai sekitar Rp5,4 triliun. Upaya ini menjadi kunci dalam mendorong peningkatan status bank dari kategori KBMI I menuju KBMI II.
Ia menegaskan bahwa target pemenuhan modal inti sebesar Rp6 triliun pada tahun 2029 masih membutuhkan tambahan sekitar Rp800 miliar.
“Ini akan kita capai melalui sinergi seluruh pemerintah daerah. Bank Sumut harus tumbuh lebih kuat agar mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi perekonomian daerah,” tegasnya.
Direktur Utama PT Bank Sumut, Heru Mardiansyah, menyebut hasil RUPS tahun ini sebagai titik balik penting dalam memperkuat fundamental bisnis perusahaan.
“Keputusan strategis ini mencerminkan kepercayaan dan komitmen kuat para pemegang saham terhadap kinerja Bank Sumut. Penguatan modal akan meningkatkan kapasitas usaha sekaligus nilai investasi pemerintah daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, tambahan modal akan difokuskan untuk memperbesar kapasitas intermediasi perbankan, dengan prioritas penyaluran ke sektor produktif dan program prioritas pemerintah daerah.
Ke depan, Bank Sumut berkomitmen untuk memperkuat penghimpunan dana murah, memperluas layanan digital, serta menghadirkan produk perbankan yang lebih relevan bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Heru menegaskan bahwa pengembangan bisnis akan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta pertumbuhan yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.
“Kami optimistis, dengan sinergi yang solid antara manajemen dan seluruh pemegang saham, target penguatan modal inti dapat tercapai tepat waktu,” tutupnya.
Kehadiran Bupati Padang Lawas bersama para kepala daerah lainnya dalam RUPS ini menunjukkan kesatuan visi seluruh wilayah di Sumatera Utara dalam mendukung kemajuan Bank Sumut sebagai pilar pembangunan daerah.
- Editor : N gulo
