Tebing Tinggi| Wartapoldasu.com – Sejumlah awak media cetak dan online mengaku kecewa atas kebijakan penghentian kerja sama publikasi yang dilakukan oleh PTPN III Kebun Rambutan.
Mereka menilai kebijakan tersebut berpotensi mengurangi keterbukaan informasi publik dan akses masyarakat terhadap informasi terkait aktivitas perusahaan.
Di sisi lain, muncul berbagai dugaan dari sejumlah pihak terkait adanya aktivitas yang dianggap tidak transparan di lingkungan perkebunan. Namun demikian, dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait.
Akibat penghentian kerja sama publikasi tersebut, sejumlah media di wilayah Kota Tebing Tinggi dan Kabupaten Serdang Bedagai mengaku terdampak. Mereka menilai hubungan kemitraan yang selama ini terjalin antara perusahaan dan media menjadi terganggu.
Menanggapi hal tersebut, Yusrizal F. Rangkuti selaku Wakil Ketua DPC LSM PAKAR Kota Tebing Tinggi menyampaikan kritik terhadap kebijakan yang diambil.
Menurutnya, hubungan baik yang selama ini terjalin antara PTPN III dan insan pers seharusnya tetap dipertahankan sebagai bagian dari upaya menjaga keterbukaan informasi kepada masyarakat.
“Media memiliki peran penting sebagai kontrol sosial dan penyampai informasi kepada publik. Karena itu, komunikasi dan kemitraan yang baik perlu terus dijaga,” ujar Yusrizal kepada sejumlah awak media, Senin (22/6/2026).
Lebih lanjut, Yusrizal berharap pihak-pihak berwenang dapat melakukan pengawasan terhadap pengelolaan perusahaan negara guna memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai aturan dan prinsip transparansi.
Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak PTPN III terkait alasan penghentian kerja sama publikasi dengan sejumlah media.
(Tim)
- Editor : N gulo
