Rantau Utara| Wartapoldasu.com – Fakultas Hukum Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan menggelar kegiatan penyuluhan hukum yang dirangkai dengan aksi sosial berbagi kasih di SMA Negeri 2 Rantau Utara. Kegiatan mengangkat tema “Tindak Pidana Narkotika dan Bullying” sebagai upaya memberikan edukasi hukum kepada para pelajar.
Penyuluhan tersebut dilaksanakan oleh Mahasiswa Fakultas Hukum UNIVA Medan Kelompok 3 yang seluruh anggotanya berprofesi sebagai anggota Polri dan berdomisili di Kabupaten Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, serta Padang Lawas Utara.
Selain memberikan penyuluhan, para mahasiswa juga menyerahkan tali asih kepada petugas kebersihan yang bertugas di SMA Negeri 2 Rantau Utara sebagai bentuk kepedulian sosial.
Kepala SMA Negeri 2 Rantau Utara, Dede Irawan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas terlaksananya kegiatan tersebut.
Menurutnya, penyuluhan mengenai bahaya narkotika dan bullying sangat relevan dengan kondisi saat ini.
“Fenomena penyalahgunaan narkotika dan kasus bullying telah menjadi perhatian serius di tengah masyarakat.
Kami berharap para siswa tidak menjadi korban penyalahgunaan narkotika maupun pelaku bullying, sehingga dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter dan taat hukum,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti materi dan aktif mengajukan berbagai pertanyaan seputar persoalan hukum, narkotika, serta bullying yang kerap mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum UNIVA Medan, Nurhimmi Falahiyati, S.H., M.Kn., yang diwakili Ketua Program Studi Ilmu Hukum Sahbudi, S.H., M.H., M.A.P., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Sahbudi juga memperkenalkan berbagai program beasiswa yang tersedia di Universitas Al Washliyah Medan.
Ia berharap kehadiran pihak kampus di lingkungan sekolah dapat memberikan motivasi dan membuka wawasan para siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman tentang hukum, tetapi juga menjadi penyemangat bagi generasi muda untuk terus belajar, berprestasi, dan menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum,” ungkapnya.
Di akhir kegiatan, para peserta kembali menunjukkan antusiasme yang tinggi melalui sesi diskusi dan tanya jawab.
Hal ini menjadi bukti bahwa penyuluhan hukum yang dikemas secara edukatif dan interaktif mendapat sambutan positif dari seluruh siswa dan pihak sekolah. (Baem Siregar)
- Editor : N gulo
