Medan| Wartapoldasu.com – Antusias pelajar di SMKS Multi Karya begitu besar, sebanyak 220 ( dua ratus dua puluh ) orang siswa/i ikuti Sosialisasi wawasan kebangsaan guna mencegah Paham IRET di kalangan pelajar, Selasa, 14 Juli 2026 pukul 08.00 wib di SMKS No RT 01 Sitirejo II Kec. Medan Amplas Kota Medan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Tim Cegah Satgaswil Sumut, Pembina Yayasan Ibu Fajarwati, Kepala Sekolah Ibu Lily Lismaidi S.Pd, staf pengajar SMKS Multi Karya dan 220 siswa/i SMKS Multi Karya.
Di hadapan para Siswa/i anggota Tim Cegah Brigpol M.. Siddiq, S.H memaparkan bahayanya Radikalisme melalui penyalahgunaan Medsos, berikut kecanduan game online, salah satu contoh di jakarta pernah terjadi peledakan Bom di lingkungan SMA dan hal itu di picu dari paham radikal yang menyasar ke pelajar sekolah tersebut.
Sambung Brigadir M. Siddiq kepada adik – adik semua mari kita jaga diri kita dengan baik, pergunakan waktu belajar dengan baik, ciptakan lingkungan yang ramah, damai, yang bisa terbebas dari pengaruh radikalisme serta kekerasan, tujuan adik – adik bersekolah agar kita menambah ilmu, menambah wawasan, mendapatkan ijazah untuk jenjang pendidikan berikutnya, untuk itu mari manfaatkan kan dengan baik kemampuan orang tua kita yang mendukung kita untuk maju, nanti sepulang dari sekolah ini sebarkan materi ini agar lingkungan di rumah juga bisa terbebas dari paham IRET, tegas M. Siddiq.
Kegiatan Sosialisasi wawasan kebangsaan kepada siswa/i SMKS Multi Karya berjalan dengan baik dan lancar, para pelajar di berikan kesempatan untuk bertanya kepada Tim sebagai bentuk penambahan wawasan dan ilmu dalam pencegahan paham IRET.
