Medan Labuhan| Wartapoldasu.com – Puluhan warga dari Gang Wakap, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, bergotong royong membangun jembatan darurat setelah jembatan utama yang menjadi akses penghubung antarwilayah ambruk akibat diterjang banjir.
Jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses utama bagi masyarakat untuk beraktivitas, termasuk sebagai jalur perekonomian serta akses anak-anak menuju sekolah. Putusnya jembatan membuat warga kesulitan beraktivitas karena harus melintasi aliran air yang deras.
Tidak ingin menunggu terlalu lama proses pembangunan dari pemerintah, warga berinisiatif menggalang dana secara swadaya dan bergotong royong membangun jembatan darurat menggunakan bambu dan kayu.
“Kami tidak bisa menunggu terlalu lama. Anak-anak harus tetap bisa berangkat ke sekolah dan masyarakat juga membutuhkan akses untuk beraktivitas.
Ini murni inisiatif bersama demi keselamatan,” ujar salah seorang tokoh masyarakat saat kegiatan gotong royong berlangsung.
Pengerjaan jembatan darurat dilakukan secara bersama-sama dengan semangat kebersamaan. Warga berharap jembatan sementara tersebut dapat digunakan hingga pemerintah membangun kembali jembatan permanen yang lebih kokoh.
Masyarakat juga berharap instansi terkait segera turun tangan melakukan penanganan agar akses transportasi kembali normal dan aktivitas warga tidak lagi terganggu. (Usman)
- Editor : N gulo
