Batubara| Wartapoldasu.com – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, ratusan pekerja bongkar muat Pelabuhan Kuala Tanjung menggelar apel siaga sekaligus menyampaikan aspirasi terkait penegakan aturan dan kondusivitas di lingkungan kerja.
Kegiatan yang berlangsung secara damai tersebut digelar Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia–Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (F.SPTI-K.SPSI) pada Jumat pagi, 14 Agustus 2026, dan dipusatkan di depan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) di Desa Kuala Tanjung, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara.
Ratusan massa sebelumnya melakukan konvoi sepeda motor dari Kantor Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Dusun V Sumber Padi. Sebelum bergerak sekitar pukul 09.00 WIB, massa mendapat arahan dari Ketua Koperasi TKBM Nanang Sukanti Situmorang dan Ketua PUK F.SPTI-K.SPSI Koperasi TKBM Ridwan Nasution.
Massa kemudian berbaris secara tertib di bawah komando Satgas Gatot Bentoro, Wendy Swastika Surbakti, Herman, dan Musliadi.
Apel siaga diisi dengan pengheningan cipta, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan Panca Prasetya SPSI, serta pengucapan enam poin ikrar setia.
Dalam ikrar tersebut, massa menyatakan komitmen untuk tetap setia kepada Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), mendukung pemerintah pusat hingga daerah, menolak praktik KKN dan politisasi kedaerahan, serta siap mengawal KSOP dari berbagai bentuk intimidasi.
Dalam orasinya, Ketua PUK F.SPTI-K.SPSI Koperasi TKBM Ridwan Nasution menegaskan pentingnya pelaksanaan aturan sesuai ketentuan perundang-undangan.
“Undang-undang menetapkan hanya boleh ada satu koperasi di satu pelabuhan. Kami meminta pejabat KSOP tetap tegak lurus menjalankan aturan dan hukum yang berlaku tanpa takut terhadap ancaman maupun tekanan,” tegas Ridwan.
Ia juga menyampaikan bahwa para pekerja bongkar muat yang tergabung dalam kegiatan tersebut merupakan masyarakat lokal Kabupaten Batu Bara, di antaranya berasal dari Desa Kuala Tanjung, Kuala Indah, Pematang Kuing, Pematang Jering, Pematang Cengkring, Durian, Pakam dan wilayah sekitarnya.
Menanggapi aspirasi tersebut, pihak KSOP menyambut baik penyampaian pendapat para pekerja dan menegaskan komitmennya untuk menjalankan kewenangan sesuai regulasi yang berlaku.
Kegiatan yang turut dihadiri para istri pekerja serta Sekretaris PC F.SPTI-K.SPSI Batu Bara, Suhairi, S.Sos., S.H., tersebut berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga selesai.
Apel siaga ini sekaligus menjadi momentum bagi para pekerja untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan semangat persatuan, menjaga keamanan serta memperjuangkan kepentingan pekerja melalui jalur yang tertib dan sesuai aturan. (Zul)
- Editor : N gulo
