Labuhanbatu| Wartapoldasu.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Labuhanbatu bergerak cepat membersihkan sisa material pembongkaran lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di depan Suzuya Mall Rantauprapat, Rabu (14/10/2026).
Pembersihan bahkan dilanjutkan hingga malam hari demi memastikan kawasan tersebut kembali bersih, rapi, dan nyaman bagi masyarakat.
Kesigapan petugas DLH Labuhanbatu ini menjadi bagian dari upaya mendukung penataan kawasan perkotaan sekaligus menjaga kebersihan fasilitas dan ruang publik di Rantauprapat.
Di tengah padatnya agenda pekerjaan pada siang hari, petugas tetap turun ke lapangan untuk mengangkut puing-puing dan material sisa pembongkaran yang berpotensi mengganggu kebersihan serta kenyamanan lingkungan.
Kepala DLH Kabupaten Labuhanbatu, Syahbela Rusli Siregar, ST, MH, melalui Kepala Bidang Persampahan dan Pengelolaan Limbah B3, Ahmad Rais, SE, menjelaskan bahwa kegiatan pembersihan tersebut dilaksanakan bersama pihak Kelurahan Bakaranbatu sebagai tindak lanjut instruksi agar lokasi segera dibersihkan.
“Bersama pihak Kelurahan Bakaranbatu, kami bergerak membersihkan bekas bongkaran kios sesuai instruksi.
Kalau siang hari ada kegiatan lain, malam pun kami siap turun untuk membersihkan lokasi,” ujar Ahmad Rais.
Dalam kegiatan tersebut, DLH Labuhanbatu mengerahkan personel beserta empat unit truk untuk mengangkut material sisa pembongkaran.
Proses pembersihan juga mendapat dukungan dari pihak Kelurahan Bakaranbatu dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Labuhanbatu.
Apresiasi atas pelaksanaan tugas tersebut disampaikan Kepala DLH Labuhanbatu, Syahbela Rusli Siregar, melalui pesan WhatsApp pribadinya, Kamis (15/10/2026).
Syahbela mengapresiasi kinerja Ahmad Rais bersama tim yang tetap menjalankan tugas hingga di luar jam kerja resmi.
Menurutnya, komitmen dan tanggung jawab seluruh jajaran menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kebersihan kepada masyarakat.
Ia juga mengajak Sekretaris DLH Labuhanbatu, M. Ridwan Harahap, untuk bersama-sama mendorong seluruh kepala bidang memperkuat koordinasi dan menghilangkan ego sektoral.
Sinergi antarb idang dinilai penting untuk membangun kerja tim atau teamwork yang solid, sehingga setiap program dan kegiatan DLH dapat berjalan lebih efektif dalam mendukung visi pembangunan Kabupaten Labuhanbatu.
Upaya tersebut sejalan dengan semangat “LABUHANBATU CERDAS BERSINAR: Membangun Desa, Menata Kota.
Syahbela menjelaskan bahwa DLH Kabupaten Labuhanbatu memiliki tugas membantu Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., M.KM., dalam melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang lingkungan hidup serta tugas pembantuan yang menjadi kewenangan daerah.
Dalam pelaksanaannya, DLH menjalankan fungsi perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan di bidang lingkungan hidup, termasuk penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan publik terkait perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup (PPLH).
Karena itu, penanganan sisa bongkaran PKL tersebut menjadi salah satu bentuk pelaksanaan tugas lapangan dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan.
Pembersihan tidak hanya berorientasi pada pengangkutan material, tetapi juga pada pemulihan kondisi kawasan agar dapat kembali dimanfaatkan masyarakat dengan lebih nyaman.
Sementara itu, Ketua TIM JITU (Jurnalis Indonesia Transformasi Utama), Ismail Alex, M.I Perangin-angin, yang juga menjabat Ketua DPP LSM Corruption Indonesia Functionary Observation Reign (CIFOR), menyampaikan bahwa.
Berdasarkan pengamatan dan analisisnya, masih terdapat sejumlah kinerja DLH Labuhanbatu yang menurutnya belum terpublikasi secara luas kepada masyarakat.
Ia menyatakan telah menginstruksikan tim investigasi dan monitoring LSM CIFOR untuk mengambil peran sebagai mitra kritis dalam mendukung pelaksanaan tugas DLH Labuhanbatu di bawah kepemimpinan Syahbela Rusli Siregar beserta jajarannya.
Dukungan tersebut, menurutnya, tetap perlu berjalan seiring dengan fungsi kontrol sosial, evaluasi, serta penyampaian informasi kepada masyarakat secara objektif dan bertanggung jawab.
Sekretaris TIM JITU, Junaidi Marpaung, turut membenarkan bahwa pihaknya telah menerima arahan tersebut.
Ia menyebut anggota jurnalis yang berada di bawah naungan TIM JITU berkomitmen mendukung publikasi kegiatan DLH Labuhanbatu, khususnya berbagai program dan kinerja yang berkaitan dengan pelayanan publik serta kebersihan lingkungan.
Dengan adanya koordinasi antara DLH, unsur pemerintahan setempat, dan insan pers, diharapkan informasi mengenai program serta hasil kerja di bidang lingkungan hidup dapat tersampaikan secara lebih luas kepada masyarakat.
Pembersihan sisa bongkaran PKL di depan Suzuya Mall Rantauprapat ini menjadi salah satu gambaran pentingnya respons cepat, koordinasi lintas sektor, dan kerja sama tim dalam menjaga kebersihan kawasan perkotaan. (Nelma S)
- Editor : N gulo
