Deli Serdang| Wartapoldasu.com – Jurnalistik dikenal sebagai profesi yang menjunjung tinggi etika, kesopanan, serta kode perilaku dalam menjalankan tugas peliputan.
Namun hal tersebut diduga tidak tercermin dari sikap salah satu oknum wartawan berinisial R, yang menurut keterangan sejumlah sumber, bersikap tidak etis saat mendatangi rumah Kepala Desa di Kecamatan Tanjung Morawa berinisial S,
Berdasarkan informasi yang diperoleh, beberapa hari sebelumnya oknum wartawan ”R, diketahui mendatangi kantor desa dan melayangkan surat permintaan rincian kegiatan desa yang bersumber dari Dana Desa tahun anggaran 2024 dan 2025, termasuk permintaan Rencana Anggaran Biaya (RAB) secara detail.
Selang beberapa hari kemudian, ”R kembali mendatangi rumah pribadi Kepala Desa S.
Kepada awak media pada 6 Januari 2026, ”S menuturkan bahwa R datang dengan nada yang dinilai tidak sopan dan terkesan memaksa.
Kepala Desa “S menirukan ucapan R saat itu, “Ini kadesnya kenapa surat saya tidak dibalas? Saya minta RAB kegiatan-kegiatan yang sudah kalian kerjakan secara detail.
Mendengar permintaan tersebut, “S menjelaskan bahwa pihak desa tidak dapat memberikan dokumen RAB sebagaimana diminta karena termasuk dokumen yang tidak bisa dibuka sembarangan.
Namun menurut pengakuan S, R tetap bersikeras dan bahkan diduga mengeluarkan pernyataan bernada ancaman.
“Kalau kalian tidak memberikan RAB itu untuk dipublikasikan, lihat saja nanti, biar kalian tahu siapa saya. Akan saya laporkan kalian,” ujar S menirukan perkataan R. “S mengaku sangat kecewa dengan sikap tersebut.
Ia menegaskan bahwa sebagai pejabat publik, dirinya terbuka terhadap kritik dan konfirmasi media, namun tetap mengharapkan cara yang beretika dan santun.
“Saya sangat kecewa. Kalau dia datang dan berbicara dengan sopan, pasti kami sambut dengan baik. Yang sangat saya sayangkan, kenapa seorang yang mengaku wartawan tidak mengedepankan etika jurnalistik,” ungkap S.
Peristiwa tersebut juga disaksikan oleh salah satu Kepala Dusun (Kadus) yang saat itu berada di rumah Kepala Desa. Kadus tersebut sempat melerai dan meminta R untuk meninggalkan lokasi.
“Abang pergi saja, karena sudah dijelaskan tapi tetap ngotot,” ujar Kadus tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari oknum wartawan R terkait kejadian tersebut. (Baem Siregar)
- Editor : N gulo
