Salak| Wartapoldasu.com – Upaya pencarian korban kecelakaan lalu lintas tunggal mobil Toyota Kijang Innova BK 1213 SP yang terperosok ke jurang dan masuk ke aliran Sungai Lae Kombih terus dilakukan oleh Polres Pakpak Bharat bersama Basarnas, BPBD Kabupaten Pakpak Bharat, dan masyarakat setempat, Kamis pagi (2/4/2026).
Pencarian dilakukan di sekitar Sungai Lae Kombih, tepatnya di Dusun Buludidin, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan STTU Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat.
Kapolres Pakpak Bharat AKBP Muhammad Agustiawan, S.T., S.I.K., M.H melalui Kasi Humas AKP Amron Simanullang, S.H menyampaikan bahwa kondisi medan di lokasi kejadian sangat menantang.
“Lokasi alam di sekitar TKP yang curam, terjal, dan berbatu, serta kondisi sungai yang dalam dan berarus deras sangat menyulitkan pergerakan tim pencari,” ujar AKP Amron Simanullang.
Meski demikian, hal tersebut tidak menyurutkan semangat tim gabungan dalam melakukan pencarian korban.
“Personel Polres Pakpak Bharat bersama Basarnas, BPBD, dan masyarakat tetap berupaya maksimal melakukan pencarian di lokasi,” tegasnya.
Diketahui, peristiwa kecelakaan terjadi pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Mobil Toyota Kijang Innova BK 1213 SP yang dikemudikan Rudi Simanjuntak (40), seorang petani, bersama istrinya Risma Tumangger (39), mengalami kecelakaan tunggal hingga masuk ke jurang dan aliran sungai.
Sejak keesokan harinya, tim gabungan langsung melakukan pencarian dengan berbagai upaya, seperti menyisir aliran sungai, menggunakan kamera drone, serta memasang tali dan jaring di beberapa titik.
Area pencarian kini telah diperluas hingga ke wilayah Sikelang, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan lintas Dairi – Pakpak Bharat – Subulussalam, agar lebih berhati-hati.
“Jalan di wilayah ini licin saat hujan, sempit, dan sering berkabut sehingga mengurangi jarak pandang. Kami mengimbau pengendara untuk selalu waspada,” tutup AKP Amron Simanullang.
- Editor : N gulo
