Karo| Wartapoldasu.com – Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengusulkan pembukaan konektivitas jalur penyeberangan Danau Samosir–Tongging saat bertemu Menteri Perhubungan RI Dudi Purwagandhi di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (3/3/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Vandiko hadir bersama Bupati Karo Antonius Ginting dan diterima langsung Menteri Perhubungan yang didampingi jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan Darat.
Vandiko mengatakan, pembukaan jalur penyeberangan yang menghubungkan Kabupaten Samosir dengan Tongging, Kabupaten Karo, dinilai strategis untuk memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan akses wisata.
“Konektivitas jalur danau ini sangat efektif membuka akses yang lebih luas menuju Samosir maupun sebaliknya. Ini bukan hanya untuk masyarakat, tetapi juga untuk mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di kawasan Danau Toba,” ujar Vandiko.
Menurut Vandiko, jalur penyeberangan tersebut akan menjadi alternatif transportasi yang aman dan efisien, sekaligus memperkuat sinergi pengembangan kawasan wisata antara Samosir dan Tanah Karo.
“Akses kendaraan langsung dari Tongging menuju Samosir akan berdampak besar pada lama kunjungan (length of stay) wisatawan di kedua kabupaten,” ujarnya.
Adapun Bupati Karo menambahkan peningkatan kualitas Dermaga Tongging perlu dilakukan agar dapat disandari Kapal Ferry (Ro-Ro) yang mampu mengangkut kendaraan wisatawan.
Bupati Karo memaparkan data statistik pariwisata yang signifikan sebagai landasan usulan tersebut yakni rata-rata 200.000 wisatawan mengunjungi area Tongging setiap tahunnya.
Saat ini, wisatawan di Tongging cenderung hanya singgah sebentar lalu kembali ke Berastagi atau Medan. Hal ini dikarenakan tidak adanya akses kapal Ferry yang dapat menyeberangkan kendaraan mereka menuju Samosir.
“Dengan adanya layanan Ferry, kita akan menciptakan konektivitas yang kuat antar wilayah Danau Toba,” ujar Antonius.
Menanggapi aspirasi tersebut, Menteri Perhubungan menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti usulan tersebut.
Sebagai langkah awal, Kementerian Perhubungan segera menyusun kajian teknis yang mendalam, menyiapkan Detailed Engineering Design (DED) untuk pengembangan dermaga dan melakukan koordinasi lanjutan dengan Kementerian Keuangan terkait alokasi anggaran pembangunan.
Pertemuan ini diharapkan menjadi titik balik percepatan pembangunan infrastruktur transportasi di Sumatera Utara, khususnya dalam mewujudkan Danau Toba sebagai destinasi wisata kelas dunia yang terintegrasi secara utuh.
- Editor : N gulo
