Belawan| Wartapoldasu.com – Tim gabungan yang terdiri dari Polisi Militer Angkatan Laut (POM AL) Belawan, Polisi Militer Angkatan Darat (POM AD) Belawan, Koramil 0201-09/MB, Denpom Belawan, Polsek Belawan, Satgas Pekat Kecamatan Medan Belawan.
Serta kepala lingkungan (Kepling), melakukan penggerebekan di kawasan Jalan Lingkar Pelabuhan Raya, Lingkungan 44, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan, Rabu (8/4/2026).
Dalam penggerebekan tersebut, petugas berhasil mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam berbagai tindak kejahatan. Keempatnya terdiri dari tiga pria dan satu wanita.
Adapun identitas yang diamankan yakni Chandra (28), warga Titi Panjang Lingkungan 35, Kelurahan Belawan II; Fairuz (18), warga Titi Panjang Lingkungan 35; Denis (18), warga Jalan Lingkar Pelabuhan Raya, Lingkungan 45; serta seorang perempuan berinisial Nisa (17), warga Kelurahan Belawan II.
Selain itu, petugas juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu pucuk senapan laras panjang jenis airgun, satu pucuk pistol airgun, dua pucuk pistol jenis airsoftgun, satu kotak peluru jenis mimis gotri, empat tabung gas untuk senjata airgun, satu paket kecil narkotika jenis sabu, uang tunai sebesar Rp17.300.000, serta tiga unit sepeda motor.
Penggerebekan ini dilakukan berdasarkan laporan dan keresahan masyarakat terhadap maraknya aksi kriminalitas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan, seperti perampokan, penodongan, pembegalan, penganiayaan menggunakan senjata tajam dan senjata api, serta peredaran narkoba.
Saat ini, para terduga pelaku beserta barang bukti diamankan di kantor POM AL untuk proses pemeriksaan lebih lanjut, sebelum nantinya diserahkan kepada pihak kepolisian.
Masyarakat Belawan pun menyampaikan apresiasi atas tindakan cepat aparat gabungan dalam menangani kasus tersebut.
“Terima kasih atas penggerebekan ini. Semoga para komandan selalu sehat dan tetap semangat dalam memberantas kejahatan. Bravo TNI!” ujar salah satu warga.
Di tempat terpisah, Ustaz Muhammad Nabawi turut angkat bicara terkait situasi keamanan di wilayah Medan Utara, khususnya Belawan.
Ia menilai kondisi keamanan semakin tidak kondusif dan perlu perhatian serius.
Menurutnya, evaluasi terhadap kinerja jajaran Polres Pelabuhan Belawan perlu segera dilakukan.
Ia juga berharap adanya langkah tegas dari Kapolda Sumatera Utara dalam menangani maraknya kasus tawuran, begal, premanisme, dan peredaran narkoba.
Meski demikian, ia tetap mengapresiasi langkah tim gabungan yang berhasil mengungkap kasus penganiayaan dan pembacokan terhadap petugas ronda malam saat kegiatan siskamling. (Hendrik)
- Editor: N. Gulo
