Pasca Aksi Bugil Bupati Ajak Warga Duduk Bersama

54
Foto-Ist
Foto-Ist

TOBASA-Wartapoldasu.com-Pasca aksi bugil yang dilakukan warga di Desa Sigapiton, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Kapolres dan Bupati Tobasa bersama Direktur Utama (Dirut) Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Arie Prasetyo mengajak masyarakat untuk duduk bersama.

Untuk diketahui, sejumlah warga Desa Sigapiton KabupatenTobasa beberapa waktu lalu menggelar aksi bugil dalam menghadang alat-alat berat yang hendak digunakan untuk membangun Jalan dari The Nomadic Kaldera Toba Escape menuju Batu Silali sepanjang 1900 meter dengan lebar 18 meter.

Kabid Informasi Humas Pemkab Tobasa Jhonson Sirait mengatakan, pasca kejadian itu, Bupati Tobasa Darwin Siagian, Kapolres Tobasa AKBP Agus Waluyo dan Dirut BPODT Arie Prasetyo mengundang warga tiga Desa yakni Desa Pardamean Sibisa, Desa Sigapiton dan Desa Motung untuk duduk bersama, Minggu (15/9), Pukul 16.00 WIB.

“Sembari menunggu hasil mufakat pada peertemuan nanti, semua aktifitas alat berat dan proses pekerjaan lainnya dihentikan dengan harapan ada babak baru yang dapat memberikan solusi demi pembangunan kawasan Danau Toba melalui BPODT itu,”katanya.

Menurut dia, jauh hari sebelum pembangunan itu, tim BPODT sudah melakukan sosialisasi adanya rencana pembangunan tersebut sesuai dengan program pemerintah pusat di Lahan Zona Otorita Pariwisata Danau Toba, Desa Pardamean Sibisa, Desa Sigapiton dan Desa Motung, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir.

“Tak disangka, warga melakukan penolakan dengan bugil bahkan sebahagian diantaranya sudah nenek-nenek,”ujarnya.

Mereka, sambung dia, berteriak lantang mengahadang alat berat saat membuka jalan dari kawasan Kaldera menuju Dusun Sileang-leang Desa Sigapiton yang mengaku keturunan Raja Ompu Ondol Butarbutar. “Dengan mengundang tokoh masyarakat, Tokoh Agama dan masyarakat dari tiga Desa itu, saya berharap ada kesepakatan yang sesuai dengan harapan kita,”ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Tobasa AKBP Agus Waluyo menyampaikan, pihaknya mengapresiasi masyarakat Desa Sigapiton dan Desa Pardamean yang telah setuju untuk hadir dalam pertemuan itu.

“Pada umumnya, masyarakat Desa Sigapiton dan Pardamean mendukung program pemerintah, hanya saja perlu pendekatan yang lebih spesifik. Kita optimis, bahwa hasil kesepakatan akan mendukung program pemerintah,”

Sedangkan, Direktur BPODT Arie Prasetyo menyampaikan bahwa kehadiran BPODT kedepan dengan pembangunan fasilitas kepariwisataan sangat berdampak kepada perekonomian masyarakat sekitar. ”kami sudah mempersiapkannya dengan pembangunan SDM yang akan mengisi pekerjaan itu kelak, buktinya putra Daerah yang berasal dari daerah ini sudah kami bantu menyekolahkannya diluar Daerah, dan kelak setelah mereka lulus, seiring dengan waktu pembangunan anak-anak kita itu akan bekerja di sini,”Katanya.

Arie Berharap masyarakat mendukung pembangunan BODT karena pasti akan menampung tenaga kerja dari masyarakat sekitar dan menyediakan fasilitas seperti kios tempat berjualan, bercocok tanam dan tentu yang dapat dimanfaatkan warga untuk meningkatkan ekonomi dari segi kunjungan wistawan dan kebutuhan hotel disekitar tiga Desa tersebut dan sekitarnya.ardiansyah nasution

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here