Pemilik Kapal Motor di Perairan Danau Toba Terima Sertifikat

218
Foto-Ist

SIMALUNGUN-Warta Poldasu.com- Sedikitnya 20 pemilik Kapal Motor (KM) yang beroperasi di kawasan Danau Toba, akhirnya resmi mendapat sertifikat ukur kapal tahap pertama.

Sertifikat ukur yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat tersebut diserahkan Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah II (BPTD Wil II Sumut) Putu Sumarjaya, di Terminal Sosor Saba, Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Kamis (16/5).

penyerahan sertifikat ukur KM tersebut disaksikan Kabid Hukum dan Sertifikasi, Rajuman Sibarani, Kanit Pol Airud Markas Danau Toba IPDA A Pasaribu danTenaga Ahli Menteri Kemaritiman ORI.

Pada kesempatan itu, Putu Sumarjaya menyampaikan, proses pengurusan sertifikat kapal di Kawasan Danau Toba baru pertama kali dilakukan secara massal. Terutama sejak tenggelamnya KM Sinar Bangun beberapa waktu lalu. Sejak saat itu, Pemerintah berupaya memperbaiki sistem pelayaran dan keamanan berlayar di kawasan Danau Toba. Hasilnya, sebanyak 153 Kapal telah dilakukan pengukuran. Namun, dari jumlah itu, hanya 20 unit saja yang dinyatakan lulus uji administrasi.

“Kami menghimbau, agar para pemilik KM di kawasan Danau Toba ini supaya mengurus administrasinya. Jika administrasinya sudah dilengkapi maka kami akan segera mengeluarkan sertifikatnya,”kata dia.

Terutama, sambung dia, menjelang libur lebaran ini diprediksi, tingkat penggunaan KM akan mengingkat. “Kami mohon, agar para pemilik KM segera melengkapi manifest dan life jacket sesuai ketentuan, masing masing kapal harus memiliki 125 persen life jacket dari jumlah kursi ditambah 10 persen untuk anak anak. Agar kejadian seperti Sinar Bangun jangan sampai terjadi lagi di Danau Toba,”ujarnya.

Hal Senada juga di sampaikan Kabid Status Hukum dan Sertifikasi Kesyahbandaran Belawan Rajuman Sibarani. Saat ini, sedikitnya 300 KM yang ada di Danau Toba baru satu pengusaha kapal yang sudah memiliki empat sertifikat dan dinyatakan layak berlayar.

“Dari sekian banyak pengusaha Kapal Motor di Danau Toba baru KM Muara Putih 1, 2 dan 3 yang sudah memiliki izin layak berlayar. Pemiliknya bahkan inisiatif sendiri untuk datang mengurus semua surat suratnya dan selalu aktif berkomunikasi pada kami. Kiranya beliau jadi contoh bagi pengusaha lainnya,”kata Rajuman.

Jika para pemilik kapal pada waktu yang ditentukan nantinya belum juga mengurus kelengkapan surat dan belum mendapat uji kelayakan, pemerintah akan bertindak tegas.

“Kedepan, kami akan bertindak tegas bila masih ada pemilik Kapal yang belum tunduk pada aturan. Ini juga bagian dari pelayanan kepada para tourist. Mereka harus terjamin keselamatannya dan tidak trauma atas berbagai persitiwa yang terjadi dimasa lalu,”tegasnya.

Dia menambahkan, kapal-kapal yang sudah dilengkapi dengan radio komunikasi agar menggunakan dan menjaganya dengan baik. “Pengadaan radio ini menggunakan anggaran negara. Karena itu, pergunakan dan jagalah radio itu dengan sebaik-baiknya,”tambahnya.

Sementara itu, M Siallagan salah satu pemilik Kapal pada kesempatan itu meminta agar pemerintah juga membantu para pemilik Kapal untuk membangun dek kapal yang selama ini banyak dikeluhkan para pemilik kapal. “Bantulah kami untuk pembangunan Dok kapal,”terangnya.Ardiansyah Nasution.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here