Labuhanbatu Utara| Wartapoldasu.com – Pelayanan kesehatan di Rumah Sakit (RS) Tiga Saudara kembali menuai sorotan publik.
Kali ini, pihak rumah sakit dinilai lamban dalam menangani seorang pasien korban kecelakaan kerja yang merupakan karyawan PT KMS.
Keluarga korban mengaku kecewa karena pasien diduga hanya mendapatkan pertolongan pertama tanpa penanganan medis lanjutan yang memadai.
Peristiwa tersebut bermula saat seorang pekerja PT KMS mengalami kecelakaan kerja di area operasional perusahaan dan segera dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) RS Tiga Saudara pada Senin (9/2/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Namun, hingga Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
keluarga menilai tidak ada tindakan medis lanjutan yang signifikan dilakukan oleh pihak rumah sakit.
“Kami sangat kecewa. Pasien sudah berada di rumah sakit sejak Senin malam, tetapi hingga Selasa siang terkesan dibiarkan.
Hanya dilakukan pembersihan luka, balut tekan, dan pemasangan infus, tanpa pemeriksaan lanjutan atau tindakan medis yang serius,” ujar salah satu anggota keluarga korban yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Kekecewaan juga disampaikan pihak keluarga lainnya, Mereka menilai rumah sakit tidak segera mengambil langkah diagnostik lanjutan ataupun merujuk pasien ke fasilitas kesehatan lain yang lebih memadai jika keterbatasan alat dan tenaga medis menjadi kendala.
Menurut keluarga, keterlambatan penanganan tersebut berpotensi memperburuk kondisi korban, terlebih kecelakaan kerja seharusnya mendapatkan penanganan cepat dan sesuai standar medis, termasuk evaluasi oleh dokter spesialis jika dibutuhkan.
Hingga berita ini diturunkan, manajemen RS Tiga Saudara belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan lambannya penanganan pasien tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan.
Sementara itu, pihak PT KMS menyatakan akan terus memantau kondisi karyawannya dan mempertimbangkan langkah lanjutan guna memastikan hak kesehatan pekerja tetap terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.
Kasus ini kembali menambah daftar keluhan masyarakat terhadap efektivitas pelayanan gawat darurat di rumah sakit swasta, khususnya terkait kecepatan penanganan dan penerapan sistem rujukan dalam kasus kecelakaan kerja. (Khr Hsb)
- Editor : N gulo
