Salak| Wartapoldasu.com – Setelah delapan hari pencarian, korban yang diduga tergelincir ke Sungai Lae Une akhirnya ditemukan oleh masyarakat setempat. Korban diketahui bernama Robert Sinamo (50), seorang petani, warga Dusun Sukaramai, Kecamatan Kerajaan.
Korban ditemukan pada Kamis, 2 April 2026 sekitar pukul 09.00 WIB di aliran Sungai Lae Une, Desa Kecupak I, Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut, Kabupaten Pakpak Bharat, dalam kondisi meninggal dunia.
Mendapatkan informasi tersebut, Kapolres Pakpak Bharat AKBP Muhammad Agustiawan, S.T., S.I.K., M.H langsung memerintahkan personel, yakni Pamapta I Ipda Ronitua Manik, S.H, Tim Inafis Satreskrim, serta personel Polsek Salak untuk berkoordinasi dengan stakeholder terkait guna melakukan evakuasi terhadap jasad korban.
Hal tersebut disampaikan oleh Kasi Humas Polres Pakpak Bharat AKP Amron Simanullang, S.H.
Di lokasi kejadian, Polres Pakpak Bharat bersama Tim SAR, BPBD Kabupaten Pakpak Bharat, pemerintah Desa Kecupak I, serta masyarakat setempat melakukan proses evakuasi. Kegiatan tersebut juga disaksikan oleh pihak keluarga korban.
“Kami telah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban dan menyarankan agar jenazah dibawa ke RSUD Salak untuk dilakukan visum guna mengetahui penyebab pasti kematian.
Namun pihak keluarga menolak dilakukan visum maupun autopsi dengan alasan kondisi jenazah sudah mengeluarkan bau tidak sedap.
Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan mengikhlaskan kepergian korban serta ingin segera memakamkannya,” ujar AKP Amron.
Selanjutnya, Satreskrim Polres Pakpak Bharat menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk dilakukan proses pemakaman.
Penyerahan tersebut turut disaksikan oleh pihak Basarnas Provinsi, BPBD Kabupaten Pakpak Bharat, Kepala Desa Kecupak I, keluarga, serta masyarakat setempat.
- Editor: N. Gulo
