Aceh Tamiang | Wartapoldasu.com – Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subianto, melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tamiang dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah sekaligus memberikan dukungan moril kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 06.45 hingga 08.58 WIB tersebut dipusatkan di Masjid Darussalam, Desa Simpang Empat, Kecamatan Karang Baru, dan dihadiri sekitar 2.500 masyarakat.
Presiden RI tiba di Aceh Tamiang menggunakan helikopter Caracal EC-725/H-2223 VVIP dan mendarat di Helipad Yonif 111/KB, Desa Tualang Baro, Kecamatan Manyak Payed. Selanjutnya, Presiden bersama rombongan menuju lokasi pelaksanaan Shalat Idul Fitri.
Setibanya di Masjid Darussalam pada pukul 07.18 WIB, Presiden melaksanakan Shalat Idul Fitri bersama masyarakat.
Usai pelaksanaan ibadah, Presiden juga menyempatkan diri untuk bersilaturahmi serta meninjau kondisi hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana.
Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Menteri Pertahanan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Luar Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Panglima TNI, Kapolri, Kepala BNPB, serta unsur pemerintah daerah dan Forkopimda Aceh.
Kunjungan ini tidak hanya menjadi momentum perayaan hari besar keagamaan, tetapi juga wujud kehadiran negara dalam memberikan perhatian langsung kepada masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana.
Sekitar pukul 08.31 WIB, Presiden dan rombongan kembali menuju Helipad Yonif 111/KB, sebelum akhirnya lepas landas pada pukul 08.58 WIB menuju Lanud Soewondo Medan.
Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan kunjungan kerja Presiden RI di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Pengamanan terpadu yang melibatkan unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah berjalan efektif, sehingga seluruh agenda dapat terlaksana dengan lancar tanpa hambatan berarti.
Kehadiran Presiden di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan semangat dan optimisme bagi warga untuk bangkit pascabencana, sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
- Editor : N gulo
