Madina| Wartapoldasu.com – Puskesmas Simpang Gambir menyatakan siaga penuh dalam menghadapi kondisi darurat banjir yang melanda wilayah Kecamatan Lingga Bayu.
Sebagai bentuk respons cepat dan komitmen pelayanan, Puskesmas membuka posko kesehatan bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Posko tersebut menyediakan pelayanan medis darurat, pemeriksaan kesehatan, penanganan awal bagi korban banjir, serta edukasi mengenai pencegahan penyakit pasca-banjir, seperti diare, ISPA, dan penyakit kulit.
Kepala Puskesmas Simpang Gambir, Linawati, SKM., M.K.M, bersama perawat serta tenaga kesehatan lainnya, terjun langsung memberikan pelayanan. Tim medis juga bekerja sama dengan Forkopincam Lingga Bayu, terdiri dari:
1. Camat
2. Kapolsek
3. Danramil 16/BN
4. Kepala Desa dan Aparat Desa Parbatasan.
Kolaborasi lintas sektor ini memastikan distribusi obat-obatan, logistik kesehatan, serta pemenuhan kebutuhan pelayanan dapat berjalan lancar.
Dalam keterangannya, Kapus Linawati mengimbau masyarakat Desa Parbatasan dan Kelurahan Tapus agar segera mendatangi posko kesehatan bila mengalami keluhan.
> “Kami mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan medis untuk segera mengunjungi posko kesehatan, guna mencegah timbulnya masalah kesehatan yang lebih serius,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Puskesmas Simpang Gambir akan terus berada di garis depan untuk memastikan kondisi kesehatan warga tetap terjaga selama masa tanggap darurat.
> “Kami siap membantu, melayani, dan mendukung masyarakat hingga situasi pulih. Semoga masyarakat tetap sehat dan kuat menghadapi bencana ini,” tambahnya.
Hingga hari ini, Puskesmas mencatat 42 pasien telah mendapatkan pemeriksaan, dengan keluhan terbanyak batuk, pilek, dan gatal-gatal akibat kondisi lingkungan pasca-banjir. (Am Nas)
- Editor : N gulo
