Batubara| WartaPoldasu.com — Tokoh masyarakat Kabupaten Batu Bara, Zulkifli, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif menjelang kedatangan turis mancanegara di Pelabuhan Internasional Kuala Tanjung, yang dijadwalkan pada Sabtu, 24 Januari 2026.
Ajakan tersebut disampaikan Zulkifli kepada awak media pada Rabu sore (22/01/2026) di Kopi TM.100, Desa Siparepare, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara.
Zulkifli menegaskan bahwa kehadiran turis mancanegara merupakan bentuk kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia, khususnya Kabupaten Batu Bara, sehingga harus dijaga dengan menciptakan rasa aman dan nyaman sejak kedatangan hingga kepulangan para tamu negara tersebut.
“Turis adalah tamu negara yang harus kita hormati, hargai, dan berikan kenyamanan. Persoalan apa pun jangan sampai mengganggu rasa aman mereka.
Jika timbul persepsi bahwa Indonesia tidak aman, maka kepercayaan dunia internasional terhadap sektor pariwisata kita akan menurun dan itu sangat merugikan, baik dari sisi nama baik maupun ekonomi,” ujar Zulkifli.
Ia menjelaskan, kedatangan turis mancanegara memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat.
Turis yang datang membawa devisa dan membelanjakan uangnya untuk berbagai kebutuhan, mulai dari kuliner, transportasi, hingga menikmati destinasi wisata lokal.
“Dari fakta yang ada, kunjungan turis jelas membawa manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat. Ini adalah peluang yang harus kita jaga bersama,” katanya.
Menanggapi rencana kunjungan turis mancanegara ke Pelabuhan Internasional Kuala Tanjung pada Sabtu mendatang, Zulkifli menyatakan menyambutnya dengan penuh antusias.
Ia menyebut, berdasarkan pengalaman kunjungan sebelumnya, banyak manfaat nyata yang telah dirasakan masyarakat, seperti meningkatnya penjualan produk UMKM, ramainya usaha rumah makan, serta meningkatnya permintaan jasa travel.
“Dari kondisi sosial yang ada, sudah sangat jelas bahwa kehadiran turis memberikan dampak positif. Karena itu, sudah selayaknya semua pihak bertanggung jawab menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif,” tegasnya.
Terkait adanya asumsi segelintir pihak yang menuding stakeholder tidak transparan dalam memberikan pelayanan kepada turis, Zulkifli menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak benar dan tidak sesuai fakta.
Sebagai pihak yang turut terlibat dalam persiapan penyambutan turis mancanegara, Zulkifli menyatakan seluruh proses kerja yang dilakukan stakeholder terkait telah berjalan profesional, transparan, dan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
“Pihak yang ingin terlibat namun tidak mau bekerja secara profesional, tidak mengikuti SOP, dan hanya menunggu tanpa kontribusi nyata, tentu akan tertinggal dan akhirnya menyalahkan pihak lain tanpa introspeksi,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pelayanan terhadap turis mancanegara di Pelabuhan Internasional Kuala Tanjung selama ini berjalan sangat baik.
Para turis tampak puas dan senang, sementara para pelaku UMKM mengaku pendapatannya meningkat selama kunjungan tersebut.
“Jadi tidak perlu menghiraukan pendapat segelintir orang yang tidak berdasar fakta. Yang jelas, pelayanan berjalan baik, turis senang, dan masyarakat merasakan manfaatnya,” pungkas Zulkifli. (Zul)
- Editor : N gulo
