Mandailing Natal| Wartapoldasu.com – Keberadaan UPTD Dinas Kelautan dan Perikanan yang berlokasi di Desa Saba Jambu, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), menjadi sorotan publik.
Kantor yang seharusnya menjadi pusat pelayanan dan penggerak sektor perikanan tersebut diduga tidak beroperasi secara aktif dan jarang berpenghuni.
Hasil pantauan di lapangan menunjukkan minimnya aktivitas di kantor UPTD tersebut. Tidak tampak adanya pelayanan kepada masyarakat, kegiatan teknis perikanan, maupun pendampingan kepada pembudidaya ikan sebagaimana fungsi utama UPTD sebagai perpanjangan tangan dinas di tingkat kecamatan.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat, khususnya terkait kejelasan operasional UPTD, pengelolaan anggaran, serta penyaluran bibit ikan.
Program perikanan yang semestinya menjadi penggerak ekonomi rakyat dinilai tidak dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat sekitar.
Sebagai unit pelaksana teknis, UPTD memiliki peran strategis dalam memastikan pelayanan publik berjalan efektif dan tepat sasaran.
Namun realitas di Desa Saba Jambu justru menunjukkan lemahnya kehadiran negara dalam sektor perikanan yang menjadi sumber penghidupan banyak warga.
Aktivis Mandailing Natal, Adam Ali, menilai kondisi tersebut sebagai bentuk kegagalan tata kelola pelayanan publik.
“UPTD itu dibangun dari uang negara untuk melayani rakyat. Jika tidak beroperasi, publik berhak mempertanyakan ke mana anggaran operasionalnya dan bagaimana penyaluran bibit perikanan selama ini,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembiaran terhadap UPTD yang tidak aktif berpotensi merugikan masyarakat dan mencederai prinsip akuntabilitas.
“Jangan sampai kantor negara hanya menjadi formalitas administrasi, sementara rakyat kehilangan akses pelayanan. Ini harus dijelaskan secara terbuka,” tegasnya.
Adam Ali mendesak Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Mandailing Natal untuk segera memberikan klarifikasi resmi serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja UPTD Perikanan Desa Saba Jambu.
Transparansi dan langkah konkret dinilai mendesak agar sektor perikanan di Madina kembali berjalan sesuai tujuan pembangunan dan kepentingan masyarakat.(Adam Nasution)
- Editor : N gulo
