Aceh Tamiang| Wartapoldasu.com – Tradisi Meugang menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah tahun ini terasa sangat spesial sekaligus mengharukan bagi masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang.
Di tengah perjuangan bangkit pasca-bencana banjir, Presiden RI Prabowo Subianto mengirimkan bantuan nyata berupa daging Meugang yang kini mulai didistribusikan ke 210 kampung di seluruh wilayah tersebut.
Bantuan ini bukan sekadarpaket pangan biasa, melainkan bentuk penghormatan Presiden terhadap tradisi luhur masyarakat Aceh. Dengan total anggaran mencapai Rp10,5 Miliar, dana tersebut dikonversi menjadi sapi-sapi berkualitas yang menghasilkan sekitar lebih kurang 55 ton daging untuk dibagikan kepada keluarga terdampak.
Langkah ini menegaskan komitmen Presiden Prabowo dalam memastikan bahwa masyarakat yang sedang tertimpa musibah tetap dapat merayakan kemenangan Idul Fitri dengan layak dan bermartabat.
Senyum merekah tampak di wajah para warga, salah satunya di Kampung Tanjung Seumantoh. Bagi mereka, bantuan ini adalah oase di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil akibat harta benda yang ludes diterjang banjir.
“Kami sangat terbantu. Saat ini ekonomi kami masih sulit untuk bangkit, sementara kebutuhan Lebaran pasti meningkat. Terima kasih Bapak Presiden Prabowo yang sudah peduli dan melihat langsung kesulitan kami di Aceh Tamiang,” ujar salah seorang warga dengan nada penuh syukur.
Rendahnya daya beli masyarakat pasca-bencana sempat memicu kekhawatiran warga akan hilangnya tradisi makan daging di hari meugang. Namun, kehadiran bantuan Presiden ini menjadi jawaban atas keresahan tersebut.
Distribusi Menyeluruh: 96.462 KK Terdata pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan (Distanbunak) Aceh Tamiang bekerja ekstra keras untuk memastikan amanah Presiden sampai ke tangan yang tepat. Kepala Distanbunak Aceh Tamiang, Yunus, menegaskan bahwa proses penyaluran dilakukan secara transparan. Total Penerima: Sekitar 96.462 Kepala Keluarga (KK).
Cakupan Wilayah: 210 Kampung di Aceh Tamiang. Dipastikan seluruh warga yang terdata sebagai korban banjir menerima bagian secara merata.
“Kami memastikan seluruh Kepala Keluarga yang masuk dalam data korban banjir mendapatkan bantuan ini tanpa terkecuali. Ini adalah amanah langsung dari Bapak Presiden untuk meringankan beban saudara-saudara kita,” tegas Yunus.
Melalui bantuan ini, semangat kebersamaan dan kekeluargaan di Aceh Tamiang kembali berkobar, membuktikan bahwa negara hadir tepat saat rakyatnya membutuhkan pelukan bantuan.(Chan)
- Editor : N gulo
