Tebing Tinggi| Wartapoldasu.com – Maraknya aksi pencurian brondolan sawit di areal kebun milik PTPN IV Kebun Pabatu, Kabupaten Serdang Bedagai, diduga berlangsung secara terorganisir dan menimbulkan kerugian besar terhadap perusahaan maupun negara.
Aktivitas pencurian yang disebut terjadi hampir setiap hari itu dinilai seolah tidak pernah berhenti.
Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya pembiaran hingga keterlibatan oknum tertentu di lingkungan pengamanan kebun.
Berdasarkan pantauan awak media, sejumlah pihak menduga adanya oknum security provider atau penyedia jasa keamanan yang bertugas di wilayah kerja PTPN IV Kebun Pabatu menerima setoran dari para pelaku pencurian brondolan sawit maupun agen penampung hasil curian.
Selain itu, di sekitar areal perkebunan juga disebut banyak berdiri ram atau tempat penampungan sawit yang diduga menjadi lokasi penampungan hasil brondolan sawit ilegal dengan berbagai modus untuk menghindari pelanggaran hukum.
Beberapa pencari brondolan sawit yang identitasnya enggan dipublikasikan mengaku pernah diamankan oleh oknum security provider di kawasan kebun Pabatu.
Namun, mereka mengaku tidak diserahkan kepada aparat penegak hukum, melainkan diminta membayar sejumlah uang dengan alasan agar tidak diproses secara hukum.
“Pernah tertangkap, tapi disuruh bayar uang. Katanya kalau tidak bayar akan dibawa ke pihak berwajib,” ungkap salah seorang pencari brondolan sawit kepada awak media.
Situasi ini dinilai dapat merusak citra perusahaan perkebunan milik negara tersebut apabila tidak segera ditindaklanjuti secara serius.
Pihak manajemen PTPN IV Kebun Pabatu diharapkan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan, termasuk memantau kinerja perusahaan penyedia jasa keamanan yang bertugas di lapangan.
Selain itu, manajemen juga diminta mengambil langkah tegas terhadap oknum yang terbukti melakukan pelanggaran, termasuk memberikan sanksi hingga pemutusan kerja sama apabila ditemukan adanya praktik penyalahgunaan wewenang yang merugikan perusahaan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen PTPN IV Kebun Pabatu terkait dugaan tersebut. (Tim)
- Editor : N gulo
