Simalungun| Wartapoldasu.com – Suasana penuh haru dan derai air mata menyelimuti acara Wisuda Tahfidz Juz 28, 29, dan 30 Angkatan ke-V MTs Al Washliyah Bah Gunung yang digelar di Gedung Sisalana PTPN IV Regional 2 Kebun Laras, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun, Senin (25/5/2026).
Momentum paling menggetarkan terjadi saat para wisudawan satu per satu bersujud, lalu membasuh kaki ibu mereka sebagai simbol bakti dan rasa syukur atas perjuangan orang tua dalam membesarkan serta mendidik anak-anak mereka hingga mampu menghafal Al-Qur’an.
Prosesi sakral tersebut sontak memecah suasana menjadi penuh isak tangis dari para orang tua, guru, hingga tamu undangan yang hadir.
Mengusung tema “Menjemput Masa Depan Gemilang Bersama Cahaya Al-Qur’an untuk Ayah Bunda Menuju Surga”, kegiatan ini turut dihadiri Penasihat Pimpinan Daerah Al Washliyah Kabupaten Simalungun, Juhum Damanik, S.Ag., serta Pimpinan Cabang Al Washliyah Kecamatan Bandar Huluan, Poniran.
Kepala Madrasah MTs Al Washliyah Bah Gunung, Ummi Kalsum, S.Ag., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan haru atas capaian para santri yang berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an.
“Wisuda ini bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal untuk menjaga Kalam Allah SWT tetap hidup di dalam dada. Hari ini kita menyaksikan bagaimana Al-Qur’an melahirkan anak-anak yang berbakti kepada orang tua.
Semoga menjadi syafaat bagi ayah dan bunda di akhirat kelak,” ujar Ummi Kalsum dengan suara bergetar menahan haru.
Sementara itu, perwakilan orang tua murid, Parmida Sinaga, S.Si., mengungkapkan rasa terima kasih kepada pihak madrasah yang dinilai tidak hanya mendidik secara akademik, tetapi juga membentuk akhlak dan adab para siswa.
“Kami menyaksikan sendiri bagaimana anak-anak dididik mencintai Al-Qur’an sekaligus menghormati orang tua. Ini menjadi kebanggaan besar bagi kami sebagai orang tua,” ungkapnya.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga menyerahkan 10 piala kepada wisudawan terbaik berdasarkan penilaian makhraj, tajwid, dan ketekunan dalam menghafal Al-Qur’an.
Tak hanya itu, kegiatan tahunan tersebut juga dirangkai dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi keberkahan.
Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara para wisudawan, orang tua, dan seluruh jajaran guru dalam suasana hangat dan penuh kebahagiaan. (Mariono)
- Editor : N gulo
