Penyabungan| Wartapoldasu.com –Himpunan Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (HMPS KPI) STAIN Mandailing Natal kembali menunjukkan eksistensinya dalam membangun ruang intelektual mahasiswa melalui Seminar Nasional bertema “Media, Mahasiswa, dan Transformasi Sosial di Era Digital” yang digelar di Aula Gedung Lama STAIN Mandailing Natal, Senin (25/05/2026).
Kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme dengan dihadiri ratusan mahasiswa dari berbagai program studi.
Seminar nasional ini turut menghadirkan sejumlah tokoh penting daerah, di antaranya Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Mandailing Natal, serta Persatuan Wartawan Indonesia Mandailing Natal.
Kehadiran unsur pemerintah daerah dan insan pers menjadi simbol kuat sinergitas antara dunia pendidikan, media, dan pemerintah dalam memperkuat literasi digital di tengah masyarakat.
Ketua Panitia Seminar Nasional, Arsy Wulandari, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan kegiatan yang dipersiapkan HMPS KPI STAIN Madina secara maksimal.
Ia menilai seminar tersebut menjadi momentum penting dalam membuka wawasan mahasiswa terkait perkembangan media digital dan tantangan arus informasi di era modern.
“Seminar nasional ini kami hadirkan sebagai wadah edukasi dan pengembangan wawasan mahasiswa agar mampu memahami perkembangan media secara kritis, cerdas, dan bertanggung jawab. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi seluruh peserta,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum HMPS KPI STAIN Mandailing Natal, Adam Ali Nasution, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya seminar nasional tersebut.
Menurutnya, keterlibatan pemerintah daerah dan organisasi pers membuktikan bahwa mahasiswa memiliki ruang besar untuk berkolaborasi membangun daerah melalui pendidikan dan literasi informasi.
“Kami selaku keluarga besar HMPS KPI STAIN Mandailing Natal mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bupati Mandailing Natal, Dinas Kominfo, Ketua PWI Mandailing Natal, civitas akademika STAIN Madina, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini.
Kehadiran bapak dan ibu semua menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus menghadirkan kegiatan positif dan membangun untuk mahasiswa,” ungkap Adam Ali Nasution.
Ketua STAIN Mandailing Natal, Dr. Mara Samin Lubis, M.Ed., turut memberikan apresiasi atas inisiatif HMPS KPI yang dinilai mampu menghadirkan seminar nasional dengan konsep relevan terhadap perkembangan zaman.
Ia menegaskan mahasiswa harus mampu menjadi generasi aktif, kritis, dan bijak dalam memanfaatkan media digital.
“Mahasiswa harus menjadi pelopor perubahan sosial di tengah perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat.
Melalui seminar ini, saya berharap mahasiswa STAIN Mandailing Natal mampu menjadi generasi yang cerdas bermedia, kuat dalam literasi, serta mampu menjaga etika komunikasi di ruang digital,” katanya.
Antusiasme mahasiswa tampak tinggi sejak awal kegiatan dimulai. Aula seminar dipenuhi peserta yang aktif mengikuti setiap sesi pemaparan materi.
Kehadiran pihak Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dan Ketua PWI Mandailing Natal juga disambut hangat oleh mahasiswa yang merasa bangga atas perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan dan pengembangan intelektual generasi muda.
Dalam sesi pemaparan materi, para narasumber menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan sosial di era digital.
Mahasiswa juga diajak memahami pentingnya literasi media, etika bermedia sosial, serta kemampuan memilah informasi agar tidak mudah terpengaruh hoaks dan informasi menyesatkan yang marak berkembang di tengah masyarakat.
Kegiatan Seminar Nasional HMPS KPI STAIN Mandailing Natal kemudian ditutup dengan sesi diskusi interaktif, penyerahan cenderamata, serta foto bersama antara narasumber, panitia, dan seluruh peserta seminar.
Melalui kegiatan tersebut, HMPS KPI STAIN Madina berharap dapat terus menghadirkan ruang-ruang intelektual yang membangun semangat kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah daerah, dan insan pers demi mewujudkan Mandailing Natal yang maju, cerdas, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. (Adam Ali)
- Editor : N gulo
