Tanjab| Wartapoldasu.com – Pinang Betara resmi memperoleh Sertifikat Indikasi Geografis (IG), sebuah pengakuan yang diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah serta daya saing komoditas unggulan Kabupaten Tanjung Jabung Barat di pasar nasional maupun internasional.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tanjung Jabung Barat memaparkan berbagai komoditas unggulan daerah yang memiliki potensi ekonomi tinggi, di antaranya Udang Ketak, Kepiting Asoka, Kopi Liberika Tungkal Komposit yang telah lebih dahulu memperoleh Sertifikat Indikasi Geografis, Pinang Betara, hingga Nanas Muntialo.
“Selain Pinang Betara dan Kopi Liberika Tungkal Komposit yang telah bersertifikat Indikasi Geografis, kita juga melihat Nanas Muntialo memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai produk unggulan khas Tanjung Jabung Barat,” ujar Bupati.
Ia berharap keberadaan berbagai komoditas unggulan tersebut dapat menjadi motivasi bagi para petani dan pelaku usaha lokal untuk terus meningkatkan produksi, menjaga kualitas, serta mengembangkan produk khas daerah yang memiliki daya saing tinggi.
“Pinang Betara adalah identitas dan kebanggaan masyarakat Tanjung Jabung Barat. Setelah diterimanya Sertifikat Indikasi Geografis ini, Pemerintah Daerah akan terus melakukan pendampingan melalui pembinaan, standardisasi mutu, hingga perluasan jaringan pemasaran.
Langkah-langkah tersebut menjadi fokus utama agar manfaat ekonomi dari sertifikasi ini dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Melalui pengembangan sektor agrokompleks dan perikanan yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat optimistis berbagai komoditas unggulan daerah mampu menembus pasar yang lebih luas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Provinsi Jambi, Kepala Bidang Kekayaan Intelektual Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Jambi.
Kepala Bagian Umum Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Jambi, Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Kabag Tata Pemerintahan, Kabag Kerja Sama, serta tamu undangan lainnya. (J. Sinaga)
- Editor : N gulo
