Simalungun| Wartapoldasu.com – PT Kerasaan Indonesia (SIPEF Group) merealisasikan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan memperbaiki infrastruktur jalan desa sepanjang 2 kilometer di Nagori Bandar Manis, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun.
Perbaikan akses vital yang menghubungkan Nagori Bandar Manis menuju Jalan Tugu Sudjono ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai Selasa (14/7/2026) hingga Rabu (15/7/2026). Untuk mempercepat pemulihan jalan, perusahaan mengerahkan armada alat berat berupa JCB Backhoe Loader dan JCB Vibro Max, serta menyalurkan material batu padas.
Estate Manager PT Kerasaan Indonesia, Joni, turun langsung memantau pengerjaan di lapangan pada Selasa (14/7/2026). Ia menegaskan bahwa perbaikan ini merupakan komitmen perusahaan untuk memprioritaskan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Program TJSL ini bukan sekadar bantuan logistik, melainkan investasi sosial untuk memastikan roda perekonomian desa, khususnya mobilitas para petani sawit, dapat berjalan tanpa hambatan infrastruktur,” ujar Joni di lokasi proyek.
Pelaksanaan perbaikan ini berjalan melalui kolaborasi solid antara manajemen perusahaan, pemerintah desa, koperasi mitra, dan masyarakat yang bergotong royong di lapangan. Proses peninjauan tersebut juga dihadiri oleh Senior Manager PT Kerasaan Indonesia, PT Eastern Sumatra Indonesia, dan PT Bandar Pinang Indonesia, Aandrianto; Field Assistant Smallholder, Muhammad Abidin; serta jajaran pengurus Koperasi Mitra Maju Sawit.
Warga setempat dan pihak koperasi menyambut baik respons cepat perusahaan. Ketua Koperasi Mitra Maju Sawit, Arsiyan Damanik, menyatakan bahwa pemulihan jalan ini menjadi angin segar yang berdampak langsung pada efisiensi waktu dan biaya transportasi para petani kelapa sawit lokal.
“Akses jalan ini adalah urat nadi perekonomian kami, khususnya para petani kelapa sawit anggota koperasi. Dengan diperbaikinya jalan ini, waktu angkut buah kelapa sawit menjadi lebih singkat dan biaya transportasi bisa ditekan,” jelas Arsiyan.
Melalui pemulihan akses jalan ini, diharapkan biaya logistik pertanian dapat dipangkas secara signifikan, mobilitas harian warga menjadi lebih lancar, serta mampu mendongkrak roda perekonomian wilayah Pematang Bandar secara berkelanjutan.
Sebagai informasi, Koperasi Mitra Maju Sawit Bersama merupakan wadah perjuangan ekonomi petani kelapa sawit di wilayah Pematang Bandar, Simalungun. Koperasi ini berkomitmen membangun kemitraan strategis demi kesejahteraan anggota dan kemajuan desa. (Mariono)
- Editor : N gulo
