Rantauprapat | Wartapoldasu.com – Pemilik dump truk yang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lintas Sungai Tampang, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, mendatangi keluarga korban yang tengah menjalani perawatan di RSUD Rantauprapat. Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan humanis.
Diketahui, kecelakaan tunggal tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan enam orang lainnya mengalami luka-luka. Seluruh korban sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Bilah Hilir, sementara dua korban kemudian dirujuk ke RSUD Rantauprapat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Perwakilan keluarga korban, Op. Nainggolan, mengatakan kedua korban yang dirawat di RSUD merupakan cucunya, yakni Grisel Br. Nainggolan dan Jessica Agustina Br. Sirait, yang masih duduk di bangku SMP kelas IX.
“Puji syukur kondisi keduanya sudah membaik dan sudah bisa berkomunikasi. Tidak ada satu pun yang menginginkan musibah seperti ini terjadi. Kami berharap keduanya segera pulih dan dapat kembali bersekolah,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, perwakilan pemilik dump truk, Mahmul, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh keluarga korban atas musibah yang terjadi. Ia menegaskan pihaknya beritikad baik dan telah memberikan perhatian kepada seluruh korban.
“Kami telah mendatangi keluarga korban yang meninggal dunia sebelum jenazah diberangkatkan ke Siantar untuk dimakamkan. Kami juga membantu biaya akomodasi perjalanan dan bantuan tersebut telah diterima langsung oleh keluarga,” kata Mahmul.
Ia menambahkan, kunjungan ke RSUD baru dapat dilakukan karena sebelumnya sedang berada di Pangkalan Brandan mengantar anak sekolah. Dalam kunjungan tersebut, pihaknya juga membawa buah tangan serta memberikan bantuan biaya akomodasi kepada keluarga korban.
Menurut Mahmul, sebelum memasuki tahapan penyelesaian selanjutnya, pihak keluarga korban yang meninggal dunia dijadwalkan menggelar pertemuan pada Jumat mendatang.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Kepala Biro Wartapoldasu Labuhanbatu, E. Munthe, yang menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya salah seorang korban, Ananda Br. Gultom.
“Kami turut berduka cita atas meninggalnya Ananda Br. Gultom. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Untuk anak-anak yang masih menjalani perawatan, kami berharap segera sembuh,” ucapnya.
E. Munthe juga meluruskan informasi yang sempat beredar mengenai adanya korban rujukan di RSUD Rantauprapat yang meninggal dunia.
“Kami datang langsung untuk memastikan kondisi para korban. Informasi yang menyebutkan ada korban rujukan yang meninggal dunia tidak benar. Saat ini kondisi anak-anak berangsur membaik dan mendapatkan perawatan yang baik dari pihak rumah sakit,” jelasnya.
Terkait proses hukum, Mahmul menegaskan seluruh penanganan kasus telah diserahkan kepada pihak kepolisian.
“Pengemudi sudah diserahkan kepada pihak berwajib. Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan akan mengikuti seluruh petunjuk dari kepolisian dalam penyelesaian perkara ini,” tutupnya. (Tim)
- Editor : N gulo
