Madina| Wartapoldasu.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal (Madina) Kelompok 58 menggelar kegiatan praktik thaharah sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat di Desa Sayur Mahincat, Kecamatan Aek Nabara Barumun, Minggu (19/7/2026).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pembelajaran yang telah dilaksanakan selama sepekan. Sebelumnya, peserta telah menerima materi mengenai pentingnya thaharah sebagai salah satu syarat sah ibadah dalam syariat Islam.
Dalam penyampaian materi, mahasiswa KKN menjelaskan pengertian thaharah, dasar hukum, macam-macam bersuci, tata cara menyucikan hadas dan najis, serta pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai keimanan.
Usai pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengamalkan tata cara bersuci sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ.
Pada sesi praktik, peserta dibimbing mengenai tata cara berwudhu yang benar, mulai dari niat, urutan membasuh anggota wudhu, hingga penjelasan tentang rukun dan syarat sah wudhu. Setiap peserta kemudian diberi kesempatan mempraktikkan materi yang telah dipelajari, disertai evaluasi dan pembinaan agar setiap gerakan dan urutan pelaksanaannya sesuai dengan syariat Islam.
Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Fitri Asniah dari Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) dan Khoirun Nisa dari Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) selaku koordinator sekaligus penanggung jawab kegiatan.
Seluruh anggota Mahasiswa KKN STAIN Madina Kelompok 58 turut berpartisipasi aktif memberikan pendampingan, bimbingan, serta memastikan setiap peserta memahami materi dan mampu mempraktikkan thaharah dengan baik dan benar.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib, edukatif, dan interaktif. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka mengikuti setiap sesi, baik saat penyampaian materi maupun praktik.
Metode pembelajaran yang memadukan teori dan praktik dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai tata cara bersuci sesuai tuntunan syariat.
Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN STAIN Madina Kelompok 58 berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat Desa Sayur Mahincat, khususnya mengenai pentingnya thaharah sebagai syarat sah ibadah.
Program tersebut juga menjadi wujud pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui pendidikan keagamaan yang aplikatif, bermanfaat, dan berkelanjutan.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kebersihan, kesucian, dan ketaatan dalam beribadah semakin tertanam di tengah masyarakat sehingga mampu melahirkan generasi yang memahami serta mengamalkan ajaran Islam dengan baik dalam kehidupan sehari-hari.(Adam Ali)
- Editor : N gulo
