Medan| Wartapoldasu.com – Ketua Permabudhi Sumatera Utara sekaligus Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B, bersama Ketua Tridharma PTITD.SI 67 & Martrisia Komda Sumut, Budi Malem, S.Mt, beserta tim, menggelar safari religi dengan mengunjungi dua Tempat Ibadah Tridharma (TITD) di Kota Medan dan sekitarnya, Minggu (6/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi, membangun toleransi, serta memperkuat harmonisasi dan kerukunan antarumat beragama di Sumatera Utara.
Kunjungan pertama dilakukan rombongan Tridharma Komda Sumut ke TITD Vihara Leluhur Abadi, Jalan Pertahanan No. 338, Dusun VI, Patumbak Satu, dalam rangka menghadiri acara Pho To/Ullambana Festival 2026.
Ketua Tridharma Komda Sumut, Budi Malem, bersama rombongan disambut hangat oleh Pendiri Vihara Leluhur Abadi, Hasan Kasiman.
Dalam kesempatan tersebut, Hasan menjelaskan bahwa Pho To atau Pho Toh dalam tradisi masyarakat Tionghoa dialek Hokkian bermakna “penyeberangan besar.
Tradisi tersebut merupakan upacara penghormatan dan persembahyangan bagi para arwah leluhur maupun jiwa-jiwa yang dipercaya belum mendapatkan ketenangan.
Sementara itu, Ullambana merupakan tradisi pelimpahan jasa kebajikan atau Pattidana. Umat Buddha melakukan berbagai kebajikan, seperti berdana kepada Sangha, kemudian mendedikasikan jasa kebajikan tersebut bagi orang tua, leluhur, serta makhluk-makhluk yang berada di alam lain agar memperoleh kebahagiaan dan kondisi kehidupan yang lebih baik.
Usai menghadiri kegiatan tersebut, rombongan Permabudhi Sumut dan Tridharma Komda Sumut melanjutkan safari religi ke TITD Cetiya Go Lau Sa Pek, Jalan Brigjen Katamso, Komplek Sepakat Lestari B17, Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor.
Kunjungan kedua tersebut dalam rangka menghadiri perayaan ulang tahun Dewa Go Lau Sa Pek.
Kehadiran Wong Chun Sen Tarigan dan Budi Malem beserta rombongan disambut hangat oleh pengurus Cetiya Go Lau Sa Pek, Asiang.
Asiang menyampaikan ucapan selamat datang dan mengungkapkan apresiasinya atas kehadiran Ketua Permabudhi Sumut dan Ketua Tridharma Komda Sumut.
“Kehadiran Bapak merupakan suatu kehormatan bagi kami. Kami siap menerima bimbingan dan arahan dari Ketua Permabudhi Sumut dan Ketua Tridharma demi kemajuan Cetiya Go Lau Sa Pek ke depan,” ujar Asiang.
Ia juga menjelaskan bahwa Go Lau Sa Pek atau Go Lau Pek Pek (五老伯) merupakan sebutan bagi lima tokoh leluhur bersaudara yang dihormati dalam tradisi kepercayaan masyarakat Tionghoa dan Taoisme.
Sosok tersebut dikenal secara lokal sebagai dewa pelindung yang banyak dipuja oleh komunitas Tionghoa.
Menurut Asiang, peringatan hari ulang tahun Dewa Go Lau Sa Pek telah menjadi agenda tahunan yang rutin dilaksanakan.
Sementara itu, Wong Chun Sen Tarigan menyampaikan ucapan selamat atas perayaan ulang tahun Dewa Go Lau Sa Pek.
“Selamat ulang tahun Dewa Go Lau Sa Pek. Semoga kita semua senantiasa diberkati dan diberikan kebaikan serta kedamaian,” ucap Wong Chun Sen.
Di tempat yang sama, Budi Malem menegaskan bahwa Tridharma merupakan wadah yang menjunjung tinggi nilai toleransi, harmonisasi, dan kerukunan antarumat beragama.
“Sebagai anggota Tridharma dan Martrisia, kita harus terus menjaga kerukunan antarumat beragama dan menghargai sesama tanpa memandang ras, suku maupun agama,” tegas Budi.
Ia berharap berbagai kegiatan keagamaan dan safari religi tersebut dapat semakin mempererat tali silaturahmi serta menumbuhkan semangat untuk terus berbuat kebaikan di tengah masyarakat.
“Perayaan ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antarumat sekaligus memupuk semangat untuk berbuat kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat,” pungkasnya. (Red)
- Editor : N gulo
