Simalungun| Wartapoldasu.com – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional II kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui Kebun Laras yang berhasil mempertahankan sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) usai dinyatakan lulus dalam audit resertifikasi yang berlangsung pada 22–26 Juni 2026.
Audit eksternal RSPO tersebut mencakup tiga unit operasional, yakni Kebun Laras, Kebun Dolok Ilir, dan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Dolok Ilir.
Dalam proses penilaian yang berlangsung selama lima hari itu, Kebun Laras menunjukkan kesiapan operasional serta kepatuhan tinggi terhadap prinsip-prinsip perkebunan kelapa sawit berkelanjutan.
Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi dan komitmen seluruh jajaran manajemen Kebun Laras. Audit didampingi langsung oleh Manager Kebun Laras, Lidya F. Ginting, Asisten Kepala (Askep) Agustino, Asisten Personalia Kebun (APK) Dody Tisnamijaya, Asisten Tata Usaha (Astu) Tri Puspita Sari, serta seluruh Asisten Afdeling 1 hingga Afdeling 4 yang memastikan seluruh dokumen maupun implementasi di lapangan memenuhi standar internasional RSPO.
Manager Kebun Laras, Lidya F. Ginting, menyampaikan apresiasi kepada seluruh karyawan atas dedikasi dan kerja keras yang telah ditunjukkan selama proses audit.
“Keberhasilan mempertahankan sertifikasi RSPO ini merupakan hasil dari komitmen, disiplin, dan kerja sama seluruh jajaran Kebun Laras.
Sertifikasi ini bukan sekadar pemenuhan standar, tetapi menjadi bukti nyata bahwa kami terus menjalankan tata kelola perkebunan kelapa sawit yang ramah lingkungan, bertanggung jawab secara sosial, dan berkelanjutan.
Kami akan terus meningkatkan standar kerja guna mendukung visi PTPN IV Regional II sebagai produsen kelapa sawit berdaya saing global yang berwawasan lingkungan,” ujar Lidya.
Sementara itu, Asisten Kepala Kebun Laras, Agustino, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil konsistensi dalam menerapkan standar operasional prosedur (SOP) di seluruh lini operasional.
“Hasil audit ini membuktikan bahwa praktik agronomi, pemeliharaan tanaman, hingga pengelolaan limbah di Kebun Laras telah berjalan sesuai prinsip keberlanjutan yang ditetapkan RSPO.
Peran aktif seluruh asisten afdeling, mandor, hingga pemanen menjadi kunci keberhasilan kami melewati audit tanpa kendala berarti. Komitmen terhadap kepatuhan teknis akan terus kami jaga dan tingkatkan,” tegasnya.
Dalam proses audit, tim auditor melakukan penilaian secara menyeluruh terhadap aspek tata kelola lingkungan, perlindungan hak-hak pekerja, praktik agronomi terbaik, hingga kepatuhan terhadap prinsip-prinsip keberlanjutan.
Hasilnya, Kebun Laras dinyatakan memenuhi seluruh kriteria yang dipersyaratkan RSPO.
Keberhasilan ini semakin memperkuat posisi PTPN IV Regional II sebagai perusahaan perkebunan kelapa sawit yang menerapkan praktik usaha berkelanjutan, bertanggung jawab, serta mampu bersaing di pasar global melalui pengelolaan yang mengedepankan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan. (Mariono)
- Editor : N gulo
