Medan Labuhan| Wartapoldasu.com – Warga Kampung Chaidir, Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan, hingga kini masih menanti perhatian Pemerintah Kota Medan terhadap kondisi jalan di wilayah mereka.
Selama sekitar 17 tahun, sejak 2009 hingga 2026, jalan utama kampung tersebut belum mendapat perbaikan permanen.
Kondisi jalan yang rusak, berlubang, dan berlumpur saat musim hujan dinilai mengganggu aktivitas masyarakat.
Selain membahayakan pengguna jalan, kerusakan tersebut juga menghambat mobilitas warga yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan.
Di tengah perkembangan Kota Medan sebagai kota metropolitan, warga berharap pembangunan infrastruktur juga menyentuh kawasan Kampung Chaidir agar aktivitas ekonomi dan kehidupan sehari-hari dapat berjalan lebih lancar.
Selama ini, warga mengaku hanya mengandalkan swadaya masyarakat untuk memperbaiki jalan yang rusak. Salah satu tokoh masyarakat yang disebut aktif membantu adalah Ibu Cut, yang secara sukarela memberikan bantuan material berupa tanah sertu dan pasir.
Bersama warga, material tersebut digunakan untuk menimbun lubang-lubang jalan agar tetap dapat dilalui kendaraan.
Namun, upaya tersebut hanya bersifat sementara dan belum mampu mengatasi kerusakan secara menyeluruh.
Warga Berharap Perhatian Pemerintah dan Perusahaan Masyarakat Kampung Chaidir berharap Pemerintah Kota Medan dapat memasukkan pembangunan dan pengaspalan Jalan Kampung Chaidir ke dalam program prioritas pembangunan infrastruktur.
Selain itu, warga juga mengajak perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sekitar kawasan Medan Labuhan untuk berpartisipasi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dalam membantu perbaikan jalan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar.
Warga berharap perbaikan jalan segera direalisasikan agar akses transportasi menjadi lebih aman, nyaman, dan mampu mendukung peningkatan perekonomian masyarakat Kampung Chaidir. (Usman)
- Editor : N gulo
