Madina| Wartapoldasu.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 58 Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal melaksanakan program penanaman pohon, berbagai jenis sayuran, serta Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Sayur Mahincat, Kecamatan Aek Nabara Barumun, Selasa (21/7/2026).
Kegiatan ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada pelestarian lingkungan, penguatan ketahanan pangan, serta optimalisasi pemanfaatan lahan produktif.
Penanaman dilakukan di lahan perkebunan milik warga dengan melibatkan masyarakat setempat secara aktif. Program tersebut dikoordinasikan langsung oleh Ketua KKN Kelompok 58, Muhammad Arif, mahasiswa Program Studi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa juga mendapat pendampingan dari Oppung Desa Sayur Mahincat yang memberikan arahan mengenai kondisi lahan, teknik penanaman, hingga perawatan tanaman agar dapat tumbuh optimal dan memberikan manfaat berkelanjutan.
Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya melakukan penghijauan, tetapi juga mengajak masyarakat memanfaatkan lahan sebagai sumber pangan sekaligus kebun tanaman herbal keluarga. Beragam tanaman yang ditanam diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga sekaligus menjadi tanaman obat yang bermanfaat bagi masyarakat.
Antusiasme warga serta dukungan penuh dari pemerintah desa menunjukkan kuatnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun desa. Sinergi tersebut menjadi modal penting untuk mewujudkan program pemberdayaan yang berkelanjutan dan berdampak nyata.
Sesuai dengan rencana program kerja, hasil penanaman pohon, sayuran, dan TOGA akan dipanen menjelang berakhirnya masa pengabdian KKN Kelompok 58. Hasil panen nantinya akan dinikmati bersama masyarakat Desa Sayur Mahincat sebagai simbol kebersamaan sekaligus kenang-kenangan dari mahasiswa KKN STAIN Mandailing Natal atas dukungan yang telah diberikan selama pelaksanaan KKN.
Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN STAIN Mandailing Natal menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain memperkuat budaya gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan, program ini diharapkan mampu mendorong terwujudnya masyarakat yang mandiri, sehat, dan berdaya melalui kolaborasi yang harmonis antara perguruan tinggi dan masyarakat. (Adam Ali)
- Editor : N gulo
