Salak| Wartapoldasu.com – Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan personel Polres Pakpak Bharat. Seorang warga, Saor Banurea, warga Desa Panggegean, Kecamatan STU Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat, datang ke Polres Pakpak Bharat untuk memohon bantuan donor darah bagi istrinya, Nelly Sinamo, yang sedang menjalani perawatan di RSUD Salak.
Nelly Sinamo diketahui membutuhkan tambahan darah golongan A+ karena mengalami kondisi kesehatan yang mengharuskannya mendapatkan pasokan darah. Mendengar kebutuhan tersebut, personel Polres Pakpak Bharat langsung memberikan respons.
Brigadir Polisi Surtani Harahap, anggota Sat Samapta Polres Pakpak Bharat, kemudian menuju Laboratorium RSUD Salak pada Senin sore, 5 Oktober 2026, untuk menjalani pemeriksaan dan mendonorkan darahnya.
Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui kadar hemoglobin (HB) dan golongan darah Brigadir Surtani sesuai dengan kebutuhan pasien. Donor darah tersebut pun dapat dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan darah Nelly Sinamo.
Mendapat kabar tersebut, Saor Banurea mengaku sangat senang dan bersyukur karena istrinya mendapatkan bantuan darah dari personel Polres Pakpak Bharat.
Kapolres Pakpak Bharat AKBP Muhammad Agustiawan, S.T., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Amron Simanullang, S.H., sebagaimana disampaikan Ps. Kasubsi Penmas Si Humas Aiptu Widodo, mengatakan bahwa aksi kemanusiaan tersebut merupakan bentuk kepedulian personel Polres Pakpak Bharat terhadap masyarakat.
Menurutnya, apabila ada masyarakat yang membutuhkan darah dan informasinya diketahui melalui masyarakat maupun grup WhatsApp Polres Pakpak Bharat, personel akan berupaya memberikan bantuan dengan menjadi pendonor apabila memenuhi persyaratan.
“Kita dari Polres Pakpak Bharat terus berkomitmen memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman yang terbaik bagi masyarakat di Kabupaten Pakpak Bharat,” ujar Aiptu Widodo.
Ia juga berharap ke depan Kabupaten Pakpak Bharat dapat memiliki fasilitas Palang Merah Indonesia (PMI), sehingga ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan dapat lebih mudah terpenuhi.
“Semoga di Kabupaten Pakpak Bharat ini bisa berdiri Palang Merah Indonesia (PMI), agar ketersediaan darah bagi warga masyarakat yang sakit dan membutuhkan donor darah bisa tersedia dan terbantu,” tutup Aiptu Widodo.
- Editor : N gulo
