Lingga Bayu, Madina|WartaPoldasu.com – Puluhan warga pengguna listrik meteran prabayar di Desa Simpang Durian, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), mengaku kecewa terhadap kondisi pelayanan listrik yang dinilai belum stabil.
Keluhan warga tersebut dipicu oleh pemadaman listrik yang disebut kerap terjadi serta kondisi arus listrik yang rendah atau kurang kuat.
Menurut warga, kondisi tersebut telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir dan mengganggu aktivitas rumah tangga maupun kegiatan usaha masyarakat.
Warga menilai kondisi listrik yang tidak stabil cukup merugikan pelanggan, terlebih pengguna meteran prabayar yang terlebih dahulu membeli token listrik sebelum menggunakan layanan tersebut.
Selain aktivitas rumah tangga terganggu, warga juga mengkhawatirkan kondisi arus listrik yang tidak stabil dapat berdampak terhadap peralatan elektronik milik mereka.
Perwakilan warga Desa Simpang Durian, Safwin Nasution, yang juga merupakan tokoh masyarakat setempat, mengatakan persoalan ketidakstabilan daya tersebut sudah berlangsung cukup lama.
Namun, menurutnya, hingga kini belum terlihat solusi konkret yang dirasakan masyarakat.
«“Kami sebagai pelanggan prabayar selalu membayar di muka dengan membeli token. Namun, hak kami untuk mendapatkan arus listrik yang stabil dan normal belum terpenuhi. Listrik sering padam secara mendadak.
Saat menyala pun arusnya kurang, sehingga lampu redup dan alat elektronik tidak bisa berfungsi secara optimal,” ujar Safwin Nasution, Rabu (9/9/2026).»
Keluhan serupa juga disampaikan sejumlah pelaku usaha mikro di Desa Simpang Durian. Pemadaman dan rendahnya daya listrik disebut turut menghambat aktivitas usaha mereka.
Para pelaku usaha mengaku harus menghentikan sementara kegiatan ketika listrik padam atau daya mengalami penurunan. Kondisi tersebut dinilai berdampak terhadap produktivitas dan pendapatan mereka.
Atas kondisi tersebut, warga Desa Simpang Durian mendesak pihak PT PLN (Persero) melalui unit pelayanan terkait agar segera turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap jaringan maupun sumber gangguan teknis yang menyebabkan pasokan listrik tidak stabil.
Warga juga meminta PLN mempertimbangkan langkah perbaikan infrastruktur jaringan atau penambahan kapasitas trafo apabila hasil pemeriksaan teknis menunjukkan bahwa persoalan tersebut berkaitan dengan keterbatasan kapasitas daya.
Masyarakat berharap persoalan kelistrikan di Desa Simpang Durian tidak dibiarkan berlarut-larut. Mereka meminta adanya respons dan langkah nyata dari pihak PLN agar pasokan listrik kepada masyarakat dapat kembali normal dan stabil.
Hingga berita ini diterbitkan, WartaPoldasu.com belum memperoleh keterangan resmi dari pihak PLN terkait keluhan warga tersebut.
Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak PLN guna memberikan penjelasan serta perimbangan informasi kepada masyarakat.(Mawardi Nasution)
- Editor : N gulo
