Rantauprapat| Wartapoldasu.com – Sinergi pendidikan nasional diwujudkan di Kabupaten Labuhanbatu. Temu ramah lintas sektor digelar dan difasilitasi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Wilayah VII, Japar Lelo,S.Pd., M.M., melalui Kepala Seksi Sekolah Menengah Kejuruan, Tamrin Dedy Sunarto, ST., M.M.
Kegiatan berlangsung di ruang kerja Kasi SMK Cabdis Wil VII Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, pada Senin (12/10/2026) jam 10.00 WIB hingga selesai, didampingi staf Subbag TU, Beny Prima Nababan, S.E.
Ikut hadir dalam pertemuan tersebut Deva Linda Daulay,S.Pd.,M.Si., selaku Kepala Sekolah SMKN 1 Rantau Utara, Erni Ptria,S.Pd., selaku Guru BK SMKN 1 Rantau Utara, Aktivis Anti Korupsi Ketua DPP LSM Corruption Indonesia Functionary Observation Reign (CIFOR), Ismail Alex, M.I Perangin-angin, yang juga merupakan Ketua TIM JITU (Jurnalis Indonesia Transformasi Utama) Kabupaten Labuhanbatu, Nelma Suryani, perwakilan gabungan jurnalis TIM JITU, dan Kabiro Warta Poldasu, Erwin Z. Dalimunthe, mewakili wali murid SMKN 1 Rantau Utara.
Pertemuan ini digelar untuk menghilangkan ego sektoral dan mendukung penuh program Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, yaitu Kolaborasi Sumut Berkah, serta mendukung program Ibu Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita,Sp.OG., M.K.M., yaitu Labuhanbatu Cerdas dan Bersinar, Membangun Desa Menata Kota.
Tujuan utama temu ramah ini adalah:
1. Membangun kemitraan, menjadikan media massa naungan TIM JITU Kabupaten Labuhanbatu dan LSM CIFOR sebagai mitra strategis dalam mengawasi dan mendukung kemajuan kualitas pendidikan di daerah.
2. Klarifikasi isu, memberikan ruang bagi seluruh sekolah SMA, SMK se-Kabupaten Labuhanbatu, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara dan mendukung Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Wilayah VII untuk klarifikasi berbagai isu atau pemberitaan negatif secara langsung.
3. Tantangan dan Dinamika di Lapangan, meskipun bertujuan baik, hubungan ini sering kali menghadapi tantangan akibat tindakan beberapa oknum.
Berdasarkan laporan di lapangan, forum temu ramah yang difasilitasi oleh Kacabdis sangat krusial guna menyamakan persepsi antara kode etik jurnalistik, fungsi pengawasan LSM, dan kewajiban keterbukaan informasi publik oleh kepala sekolah.
Pada kesempatan tersebut, Dinas Pendidikan Sumut melalui Cabdis Wil VII menyampaikan terima kasih atas kritik dan saran membangun dari Aktivis Anti Korupsi Ketua DPP LSM CIFOR, Ismail Alex, M.I Perangin-angin. Sudah saatnya seluruh dunia pendidikan Provinsi Sumatera Utara hilangkan ego sektoral.
Sementara itu, Kabiro Warta Poldasu, Erwin Z. Dalimunthe, yang hadir mewakili wali murid SMKN 1 Rantau Utara, sepakat dunia pendidikan di Kabupaten Labuhanbatu hilangkan ego sektoral serta bersedia mendukung Kepsek SMKN 1 Rantau Utara melalui liputan setiap kegiatan dan siswa yang berprestasi.
Ketua DPP LSM CIFOR yang juga Ketua TIM JITU, Ismail Alex, M.I Perangin-angin, menyampaikan terima kasih kepada Cabdis Wil VII dan SMKN 1 Rantau Utara.
Mari kita hilangkan ego sektoral demi kemajuan dunia pendidikan dari kabupaten/kota sampai Provinsi Sumatera Utara dan sekitarnya.
Selain itu, TIM JITU dan DPP LSM CIFOR berterima kasih atas komitmen Kepsek SMKN 1 Rantau Utara, Deva Linda Daulay,S.Pd.,M.Si., yang ikut mendukung LABUHANBATU CERDAS DAN BERSINAR “Membangun Desa, Menata Kota”.
Pertemuan ini juga sejalan dengan program utama Presiden Prabowo Subianto di bidang pendidikan yang tertuang dalam Asta Cita:
– Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk puluhan juta pelajar.
– Pendidikan Gratis dan Bermutu dari TK, SD, SMP, SMA/SMK, madrasah hingga bebas UKT di PTN.
– Digitalisasi Pembelajaran melalui distribusi Interactive Flat Panel (IFP).
– Pembangunan dan Renovasi ribuan gedung sekolah serta sekolah terintegrasi di setiap kecamatan.
– Sekolah Rakyat untuk keluarga prasejahtera dan Sekolah Garuda untuk siswa berpotensi akademik tinggi.
– Wajib Belajar 13 Tahun (1 tahun TK + 12 tahun SD-SMA/SMK).
– Peningkatan Kesejahteraan Guru melalui kenaikan tunjangan dan percepatan PPG.
– Kerja Sama Internasional dan perluasan beasiswa luar negeri.
Melalui temu ramah ini diharapkan ego sektoral dapat dihilangkan, transparansi publik meningkat, dan kesalahpahaman di lingkungan pendidikan dapat dicegah.
- Editor : N gulo
