Medan| Wartapoldasu.com – Ustadz Martono, S.H., S.Pd., menerima secara simbolis peluncuran buku berjudul “Gereja Melawan Intoleransi” yang ditulis oleh Pdt. Dr. Octavianus Natael, M.Th., dalam sebuah acara yang digelar di Kampus II Sekolah Tinggi Teologi Misi William Carey (STTMWC), Lantai 2 Suzuya Marelan Plaza, Medan, Jumat (26/6/2026).
Pdt. Dr. Octavianus Natael yang juga melayani di Gereja Elim Kristen Indonesia (GEKI) Medan Revival Center serta menjabat sebagai Ketua Yayasan STT Misi William Carey, menjelaskan bahwa buku tersebut mengangkat perjalanan panjang perjuangan jemaat GEKI dalam menghadapi berbagai bentuk intoleransi saat memperjuangkan hak beribadah di Kota Medan.
Dalam buku itu diceritakan bagaimana jemaat GEKI selama lebih dari satu tahun harus menjalani ibadah di depan Kantor Wali Kota Medan hingga 25 kali, karena belum memperoleh rekomendasi yang dibutuhkan.

Jemaat juga mengalami berbagai tekanan, termasuk dua kali diminta Satpol PP Kota Medan menghentikan ibadah dan berpindah ke Aula Kantor Kementerian Agama Kota Medan, serta berbagai bentuk intimidasi lainnya.
Pada bagian prakata, Ustadz Martono, S.H., S.Pd., yang merupakan penasihat hukum GEKI sekaligus Ketua Forum Kebhinnekaan Indonesia Bersatu, memberikan sambutan dan apresiasi terhadap terbitnya buku tersebut.
Menurut Ustadz Martono, buku “Gereja Melawan Intoleransi” menjadi catatan penting mengenai perjuangan memperoleh kebebasan beribadah sebagaimana dijamin oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, khususnya Pasal 29 ayat (1) dan ayat (2), serta regulasi yang mengatur kehidupan kerukunan umat beragama.
“Buku ini menjadi referensi sekaligus edukasi bagi masyarakat Indonesia agar memahami bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk menjalankan ibadah sesuai agama dan keyakinannya sebagaimana dijamin oleh konstitusi,” ujar Ustadz Martono.
Ia juga menilai perjuangan yang dilakukan Pdt. Dr. Octavianus Natael bersama jemaat GEKI akhirnya membuahkan hasil, sehingga kini jemaat dapat melaksanakan ibadah di Suzuya Marelan Plaza sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain peluncuran buku, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Wisuda Mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi Misi William Carey. Para wisudawan berasal dari Program Sarjana Teologi (S1), Magister Teologi (S2), dan Sarjana Pendidikan Agama Kristen (S1).
Acara berlangsung dalam suasana penuh sukacita dan kebersamaan, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat toleransi, kebebasan beragama, serta penghormatan terhadap hak konstitusional setiap warga negara dalam menjalankan ibadah sesuai keyakinannya. (Red)
- Editor : N gulo
