Palas| Wartapoldasu.com – Dinas Pertanian Kabupaten Padang Lawas melaksanakan konsolidasi penyuluh pertanian di tiga zona wilayah Kabupaten Padang Lawas.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi, serta meningkatkan sinergi dalam mendukung program pembangunan pertanian daerah dan nasional.
Konsolidasi ini dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Padang Lawas, Darman Muda HSB, S.Sos., M.A.P.
Kegiatan dilaksanakan secara berjenjang di sejumlah wilayah, dengan tujuan mengoptimalkan peran para penyuluh sebagai garda terdepan dalam pendampingan petani.
Darman Muda mengatakan, konsolidasi penyuluh menjadi langkah penting untuk menyelaraskan arah kebijakan pemerintah dengan kebutuhan masyarakat petani di lapangan.
«“Konsolidasi penyuluh pertanian merupakan langkah koordinasi untuk menyamakan persepsi, memperkuat sinergi, serta mengoptimalkan peran penyuluh di daerah, khususnya di Kabupaten Padang Lawas,” tegas Darman.»
Menurutnya, penyuluh memiliki peran strategis dalam mendampingi petani guna menyukseskan program swasembada dan ketahanan pangan nasional.
Selain itu, konsolidasi juga menjadi wadah untuk memastikan pengelolaan dan penyaluran pupuk bersubsidi dapat dilakukan secara tepat sasaran.
Penyuluh diharapkan mampu menjadi penghubung antara pemerintah dengan petani sekaligus menyerap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di sektor pertanian.
“Ini menjadi wadah dialog untuk menyerap persoalan nyata yang dihadapi petani, sehingga informasi yang kita terima lebih spesifik dan akurat. Keluhan dan kendala petani harus menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya.
Darman menjelaskan, konsolidasi penyuluh telah dilaksanakan di tiga zona Kabupaten Padang Lawas. Kegiatan pertama berlangsung di wilayah eks Barumun Tengah (Barteng) pada 5 Agustus 2026, kemudian dilanjutkan di wilayah eks Barumun dan Sosopan, serta wilayah eks Kecamatan Sosa.
Melalui kegiatan tersebut, Dinas Pertanian Kabupaten Padang Lawas berharap terbangun koordinasi yang lebih kuat antara penyuluh, pemerintah dan masyarakat petani.
“Kita harus terus memantau perkembangan di lapangan agar swasembada beras kembali meningkat.
Kita juga harus sering beradaptasi dan berkomunikasi dengan petani. Bila perlu, lakukan kontak langsung dan bertukar informasi mengenai berbagai kendala yang terjadi,” kata Darman.
Ia meminta seluruh penyuluh agar tidak ragu menyampaikan informasi maupun persoalan yang ditemukan di lapangan.
“Jangan segan-segan menyampaikan keluhan petani. Keluhan masyarakat petani sangat kami perhatikan. Luruskan niat dan teruslah bermanfaat untuk masyarakat Padang Lawas,” tegasnya.
Darman menambahkan, pihaknya akan terus mendorong pelaksanaan penyuluhan secara menyeluruh di Kabupaten Padang Lawas melalui tahapan yang terarah dan berkelanjutan.
Ia berharap sinergi seluruh pihak dapat memperkuat sektor pertanian sekaligus mendukung visi pembangunan Kabupaten Padang Lawas yang MAJU (Mandiri, Amanah, Jaya dan Unggul).
“Semoga upaya ini dapat mendukung cita-cita kita bersama menjadikan Padang Lawas maju di bidang pertanian, sekaligus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan dan menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (Bonjovi)
- Editor : N gulo
