Medan| Wartapoldasu.com – Ketua Tridharma Komda Sumatera Utara, Budi Malem Smt, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Tujuh Dewi yang digelar di Cetiya Tujuh Bidadari, Jalan Serbaguna, Gang Mahoni No. 77, Helvetia, Kota Medan, Rabu (19/8/2026).
Kehadiran Budi Malem bersama pengurus Cetiya NIVASA, Yen Valensia, disambut baik oleh pengurus Cetiya Tujuh Bidadari, May Fung.
Kehadiran Ketua Tridharma Komda Sumut tersebut dinilai menjadi bentuk perhatian dan penghargaan terhadap keberadaan serta perkembangan Cetiya Tujuh Bidadari.
May Fung berharap kehadiran Budi Malem dapat memberikan masukan dan motivasi bagi pengurus dalam mengembangkan Cetiya Tujuh Bidadari ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, May Fung juga menyampaikan bahwa perayaan HUT ke-8 Klenteng 7 Dewi atau yang dikenal dengan sebutan Chit Lin Sian Ng di Singkawang, Kalimantan Barat, turut dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, termasuk puncak perayaan dan pengundian kupon berhadiah mobil, sepeda motor dan hadiah lainnya.
Perayaan tersebut juga diwarnai berbagai kegiatan keagamaan dan sosial, seperti atraksi tatung serta sembahyang bersama.
Sementara itu, Ketua Tridharma Komda Sumut Budi Malem menyampaikan ucapan selamat atas perayaan HUT Tujuh Dewi.
«“Selamat ulang tahun Tujuh Dewi. Semoga kita semua selalu diberkati dan diberikan kesehatan serta kelancaran dalam menjalankan aktivitas,” ujar Budi Malem.»
Ia menegaskan bahwa Tridharma merupakan wadah yang mengedepankan toleransi, harmonisasi dan kerukunan antarumat beragama.
“Sebagai anggota Tridharma, kita harus menjaga kerukunan antarumat beragama dan saling menghargai tanpa memandang ras, suku maupun agama.
Perayaan ulang tahun Tujuh Dewi ini diharapkan semakin mempererat silaturahmi dan memupuk semangat untuk terus berbuat kebaikan di tengah masyarakat,” katanya.
Rangkaian kegiatan HUT Tujuh Dewi juga diisi dengan aksi sosial berupa penyerahan bingkisan kepada anak-anak Panti Asuhan Hidup Bersama.
Budi Malem menyampaikan bahwa pemberian tersebut tidak seharusnya dinilai dari besar atau kecilnya bantuan, melainkan dari ketulusan dan keikhlasan para pengurus Cetiya Tujuh Bidadari dalam berbagi dengan sesama.
“Jangan dinilai dari besar kecilnya bantuan yang diberikan. Yang paling penting adalah keikhlasan dan kepedulian untuk berbagi kepada sesama,” ungkapnya.
Anak-anak Panti Asuhan Hidup Bersama pun menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bingkisan yang diberikan.
Mereka turut mendoakan agar Cetiya Tujuh Bidadari semakin maju dan berkembang serta seluruh pengurus diberikan kesehatan dan rezeki yang berlimpah.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama seluruh pengurus TITD Cetiya Tujuh Bidadari bersama Ketua Tridharma Komda Sumut, Budi Malem. (Red)
- Editor : N gulo
