Madina| Wartapoldasu.com – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) merespons keluhan masyarakat terkait kondisi jalan poros Desa Banjar Malayu, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, yang mengalami longsor sejak sekitar 10 bulan lalu.
Sebagai langkah awal penanganan, Pemkab Madina mengalokasikan anggaran untuk pengerasan jalan sepanjang 800 meter serta pembangunan kali atau saluran air sepanjang 150 meter pada ruas jalan yang telah dibuka oleh pemerintah daerah.
Kepala Desa Banjar Malayu, Imanuddin Nasution, kepada wartawan, Jumat (21/8/2026), mengatakan bahwa anggaran untuk tahap pertama tersebut telah turun dari Pemkab Madina. Masyarakat pun menyambut baik langkah pemerintah daerah tersebut.
“Ini tahap pertama. Anggarannya untuk pengerasan jalan sepanjang 800 meter dan pembangunan kali 150 meter di jalan poros Banjar Malayu yang longsor sekitar 10 bulan lalu,” ujar Imanuddin.
Menurutnya, masyarakat Desa Banjar Malayu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemkab Madina atas perhatian terhadap kondisi infrastruktur yang sangat dibutuhkan warga.
Hal senada sebelumnya disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Madina, Sanan Pasaribu, saat dikonfirmasi tim Wartapoldasu bersama sejumlah media.
“Anggaran dari Pemkab Madina akan segera diluncurkan secepatnya untuk tahap pertama,” kata Sanan.
Selain penanganan tahap pertama, Pemerintah Desa Banjar Malayu juga telah mengajukan permohonan pembangunan jalan rabat beton sepanjang 12 kilometer kepada pemerintah pusat melalui Dinas PU Kabupaten Mandailing Natal.
“Kami sudah mengusulkan rabat beton untuk jalan poros Banjar Malayu sepanjang 12 kilometer ke pemerintah pusat. Mudah-mudahan bisa terealisasi,” ungkap Imanuddin.
Masyarakat Desa Banjar Malayu berharap pengerjaan tahap pertama dapat segera dimulai. Perbaikan jalan tersebut dinilai penting untuk mendukung kelancaran aktivitas warga, terutama akses pendidikan, kesehatan, serta kegiatan ekonomi.
“Kami berharap pengerjaan segera dimulai agar akses masyarakat kembali normal dan aktivitas pendidikan, kesehatan serta ekonomi warga dapat berjalan seperti biasa,” ujar salah seorang tokoh masyarakat Desa Banjar Malayu. (Mawardi)
- Editor : N gulo
