Belawan| Wartapoldasu.com – PT Prima Multi Terminal (PMT) melibatkan sebanyak 360 personel dalam rangkaian rapat koordinasi tindak lanjut improvement operasional Terminal 1 Belawan.
Kegiatan tersebut digelar secara bertahap pada 24, 28, 30 September dan 2 Oktober 2026 di Terminal 1 Belawan. Peserta berasal dari berbagai fungsi yang terlibat langsung dalam operasional terminal, mulai dari Planning & Control, operator RTG dan HT, petugas lapangan, hingga tim teknik dan mekanik.
Rapat koordinasi tersebut merupakan tindak lanjut dari evaluasi operasional Terminal 1 yang sebelumnya membahas kondisi operasional, kesiapan peralatan, kendala di lapangan, serta langkah tindak lanjut yang perlu dilakukan antarbagian.
Manager Pengelolaan Operasi Terminal 1 PT Prima Multi Terminal, Harlem Susanto Purba, mengatakan koordinasi dilakukan untuk membahas berbagai persoalan operasional secara langsung bersama fungsi-fungsi yang berkaitan dengan aktivitas di lapangan.
“Kegiatan ini menjadi forum untuk melihat kembali kondisi operasional di lapangan, termasuk kendala yang dihadapi dan kesiapan peralatan. Dari situ, masing-masing fungsi bisa menyampaikan kondisi yang dihadapi sekaligus menentukan tindak lanjut yang diperlukan,” ujar Harlem.
Menurutnya, keterlibatan berbagai fungsi dalam satu forum diperlukan karena kegiatan operasional terminal memiliki keterkaitan antara satu bagian dengan bagian lainnya.
“Operasional tidak bisa dilihat hanya dari satu sisi. Ada operator, tim Planning & Control, petugas lapangan, maupun tim teknik dan mekanik yang masing-masing memiliki peran dalam kegiatan operasional,” jelasnya.
Sementara itu, Manager Perencanaan Operasi Terminal 1, Sudirmansyah, mengatakan pembahasan dilakukan dengan melihat keterkaitan antara perencanaan operasional dan kondisi aktual di lapangan.
“Perencanaan operasional perlu melihat kondisi aktual di lapangan. Karena itu, melalui koordinasi ini kami dapat mengidentifikasi persoalan yang terjadi, melihat kebutuhan masing-masing fungsi, dan menyusun tindak lanjut yang sesuai dengan kondisi operasional,” kata Sudirmansyah.
Ia menambahkan, hasil pembahasan selanjutnya menjadi bahan bagi masing-masing fungsi untuk melakukan tindak lanjut sesuai dengan bidangnya.
“Yang penting bukan hanya pembahasannya, tetapi bagaimana hasil koordinasi ini bisa diterapkan dalam kegiatan operasional. Setiap temuan perlu ditindaklanjuti agar perbaikan yang dilakukan dapat dirasakan dalam proses kerja sehari-hari,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya membahas kesiapan peralatan, tetapi juga berbagai persoalan yang ditemukan dalam pelaksanaan operasional serta koordinasi antarbagian.
Dengan melibatkan personel dari berbagai fungsi, rapat koordinasi diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai kondisi operasional Terminal 1 Belawan sekaligus mendukung langkah perbaikan dalam pelaksanaan kegiatan sehari-hari.
Secara keseluruhan, rangkaian rapat koordinasi tersebut melibatkan 360 personel yang terbagi dalam empat kelompok operasional, dengan masing-masing kelompok berjumlah 90 orang. (Usman)
- Editor : N gulo
