Nias Selatan| Wartapoldasu.com – Puluhan tahun mendambakan infrastruktur yang memadai, warga Desa Helefanikha, Kecamatan Onohajumba, Kabupaten Nias Selatan.
Kembali mendesak pemerintah kabupaten maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar segera memperbaiki akses jalan utama yang mengalami kerusakan parah, (01/08/26).
Kondisi jalan Di Desa Helefanikha, Kecamatan Onohajumba, Kabupaten Nias Selatan, yang berubah menjadi kubangan lumpur saat musim hujan dan dipenuhi debu tebal pada musim kemarau dinilai telah menghambat aktivitas masyarakat, melumpuhkan roda perekonomian, serta membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sebagian besar badan jalan mengalami kerusakan berat.
Lapisan aspal telah terkelupas, menyisakan bebatuan tajam, lubang-lubang besar, serta minimnya saluran drainase yang menyebabkan air kerap menggenangi badan jalan dan mempercepat tingkat kerusakan.
Seorang tokoh masyarakat setempat mengungkapkan bahwa berbagai keluhan telah berulang kali disampaikan kepada pemerintah.
Namun hingga kini, menurutnya, belum ada perbaikan menyeluruh yang dirasakan masyarakat.
Kami merasa dianaktirikan dalam pembangunan. Jalan ini merupakan satu-satunya akses untuk membawa hasil pertanian ke kota sekaligus jalur anak-anak menuju sekolah.
Tidak sedikit pengendara sepeda motor terjatuh, bahkan ibu hamil yang hendak melahirkan harus mempertaruhkan keselamatannya akibat kondisi jalan yang rusak,” ujarnya.
Rusaknya infrastruktur jalan turut berdampak pada meningkatnya biaya transportasi.
Para petani mengaku kesulitan memasarkan hasil pertanian seperti karet, kelapa, dan kakao karena kendaraan pengangkut enggan masuk ke wilayah tersebut akibat khawatir mengalami kerusakan atau terjebak di jalan berlumpur.
Akibatnya, banyak petani terpaksa menjual hasil panen kepada pengepul dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Warga berharap pemerintah tidak hanya menyampaikan janji pembangunan pada saat momentum politik, tetapi segera merealisasikan pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah pedalaman Nias Selatan.
Di tengah berbagai keluhan masyarakat, muncul harapan baru setelah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyatakan komitmennya untuk mempercepat pembangunan jalur pantai barat yang menghubungkan Kabupaten Nias Selatan dengan Kabupaten Nias Barat melalui program infrastruktur strategis daerah.
Meski demikian, masyarakat menegaskan akan terus mengawal realisasi program tersebut hingga proses pembangunan benar-benar dimulai dan dapat mengakhiri persoalan akses jalan yang telah mereka hadapi selama bertahun-tahun.
- Reporter: Herlina
- Editor: N. Gulo
