Batubara| Wartapoldasu.com – Yel yel “Polisi Sahabat Kita” menggema dikumandangkan oleh 600 (enam ratus) Anggota SPSI Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara yang memadati Halaman Gedung ex Posko Pemenangan Bobby-Surya saat merayakan Hari Buruh Internasional (May Day) 01 Mei 2026 bertempat di Jalinsum Desa Titi Payung Kecamatan Air Putih, Jumat sore (01/05/2026).
Sebaliknya, ratusan Anggota SPSI tersebut malah melontarkan hujatan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara karena tidak menyediakan anggaran untuk perayaan May Day 2026.
Dengan nada keras, para Anggota, Kader, dan Fungsionaris SPSI mengecam sikap otoriter Bupati Batu Bara yang dinilai tidak memiliki empati sedikit pun terhadap kepentingan pekerja/buruh, terbukti dengan tidak adanya anggaran yang disediakan oleh Pemkab dalam perayaan May Day tahun ini dan mengambil keputusan yang keliru soal stanpas lahan perkebunan PT. Socfindo Tanah Gambus, yang karena itu 60 karyawan di perusahaan tersebut terancam PHK serta terancam dimutasikan ke daerah lain.
Wakil Ketua DPC K.SPSI Kabupaten Batu Bara Taufik Nurdin yang juga menjabat sebagai Ketua PC F.SPPP-K.SPSI Kabupaten Batu Bara ketika menyampaikan sambutannya menegaskan bahwa sikap apatis Pemkab Batu Bara terhadap pekerja/buruh tidak bisa dibiarkan.
Menurutnya, May Day adalah kegiatan yang sah dan tanggungjawab Pemerintah terhadap hal itu — tidak terkecuali Pemkab Batu Bara — wajib menyediakan anggaran yang memadai.
“Untung saja Bapak Kapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan, S.H., M.H. berbaik hati, jika tidak, acara May Day ini mungkin tidak semeriah ini”, tegas Taufik Nurdin memberitahukan.
Lebih lanjut Ia menegaskan, bahwa sepanjang keberadaan Kabupaten Batu Bara, Pemkab Batu Bara belum pernah menganggarkan dana May Day.
Kegiatan May Day selama ini, sebut Taufik digelar sangat sederhana, itu pun karena adanya kepedulian pihak Kepolisian.
Kalau tidak ada perhatian dari pihak kepolisian, perayaan May Day dipastikan tidak akan pernah ada di Kabupaten Batu Bara, termasuk perayaan May Day untuk Tahun 2026 ini. Jadi wajar jika panitia perayaan May Day mengusung tema Pekerja Sejahtera, Pengusaha Berjaya, Polisi Sahabat Kita”, ucap Taufik menyatakan.
Mendukung pidato Taufik Nurdin, Sekretaris DPC K.SPSI Kabupaten Batu Bara Suhairi, S.Sos., S.H. dalam sambutannya mengatakan.
SPSI adalah organisasi Serikat Pekerja Terbesar di Kabupaten Batu Bara. Oleh karenanya, jika memang Pemkab Batu Bara tidak menganggap SPSI ada, maka satu satunya jalan jelas Suhairi.
SPSI harus menggunakan kekuatan people power dengan menurunkan ribuan anggotanya untuk turun ke jalan guna menuntut keadilan dan menentang kesewenangwenangan.
Acara peringatan May Day yang digelar oleh DPC K.SPSI Kabupaten Batu Bara terlihat semakin emosional saat Ketua Dewan Penasehat Apindo Batu Bara Abdul Aziz, S.H. menyampaikan sambutannya yang menandaskan bahwa Pemkab Batu Bara wajib menganggarkan biaya peringatan May Day setiap tahunnya sebagai bentuk tanggungjawab Pemerintah Daerah terhadap kepentingan pekerja/buruh.
“Jika ada Pemerintah Daerah yang tidak menganggarkan perayaan peringatan May Day, itu tidak etis dan tidak benar, sebab May Day sudah diakui sebagai agenda resmi Pemerintahan”, ujar Aziz menyampaikan yang disambut riuh tepuk tangan 600 anggota SPSI.
Kapolres Batu Bara yang diwakili Kabag OPS Polres Batu Bara Kompol Zulham, S.H., M.H., dalam sambutannya mengungkapkan bahwa May Day dapat dimaknai sebagai Hari Kemerdekaan Buruh yang perlu disyukuri dengan menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.
Karenanya, sambung Zulham, Kapolres Batu Bara sangat memberikan apresiasi kepada Pengurus, Kader, dan Anggota SPSI yang mampu melaksanakan peringatan May Day secara damai, tertib dan penuh keharmonisan.
Menutup sambutannya, atas nama Kapolres Batu Bara, Kompol Zulham, S.H., M.H., mengucapkan selamat merayakan Hari Buruh Internasional kepada seluruh pekerja/buruh yang ada di Kabupaten Batu Bara sembari dirinya mengingatkan jauhi narkoba, tawuran, balap liar, dan tindak kriminal lainnya.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Batu Bara Antoni Ritonga, S.P., selaku mewakili Bupati Batu Bara dalam arahannya menyampaikan bahwa May Day merupakan momentum penting bagi pekerja/buruh untuk berkonsolidasi guna memantapkan langkah perjuangan ke depan.
Selain itu, sebutnya, May Day juga dapat dimanfaatkan oleh para pekerja/buruh untuk melakukan refleksi dan sekaligus instrospeksi diri guna memperkokoh rasa solidaritas, soliditas, dan persatuan pekerja/buruh.
Diakhir sambutannya, Antoni menyatakan bahwa segala kritik yang disampaikan SPSI akan menjadi bahan kajian oleh Pemkab Batu Bara agar ke depan dapat diambil kebijakan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan pekerja/buruh.
Kegiatan perayaan peringatan May Day terasa semakin meriah karena diisi oleh penampilan anak anak sanggar tari, hiburan dan pemotongan nasi tumpeng.
Hadir pada perayaan peringatan May Day tersebut, yaitu: Kabag OPS Polres Batu Bara Kompol Zulham, S.H., M.H., Kasat Intel Polres Batu Bara AKP Tukkar L. Simamora, S.H.
Kadisnaker Kabupaten Batu Bara Antoni Ritonga, S.P., Sekretaris Umum F.SPPP-K.SPSI Suparlianto, S.H., Ketua Dewan Pembina Apindo Batu Bara Abdul Aziz, S.H., Sekretaris PD F.SPPP-K.SPSI Musa Siregar, S.H., Ketua PC F.SPTI-K.SPSI Kabupaten Batu Bara Erwin Zunaidi, S.H.
Wakil Ketua DPC K.SPSI Kabupaten Batu Bara Taufik Nurdin, Sekretaris DPC K.SPSI Kabupaten Batu Bara Suhairi, S.Sos., S.H., Kapolsek Air Putih AKP Rahmad R. Hutagaol, S.H., M.H., Camat Air Putih, Kepala KUA Air Putih, para Pengurus Pimpinan Unit Kerja SPSI se-Kabupaten Batu Bara, para kader dan anggota SPSI Kabupaten Batu Bara, tamu dan undangan lainnya (zul)
