Medan| Wartapoldasu.com – Sekretariat Bersama Forum Advokasi Hukum dan Media Indonesia (SEKBER FAHMI) menggelar rapat ke-2 pada Sabtu (8/8/2026) di Intermezzo Cafe, Jalan Setiabudi, Medan.
Rapat tersebut membahas sejumlah agenda strategis dalam rangka memperkuat eksistensi dan kinerja organisasi, mulai dari penguatan struktur, sinergi advokat dan media, pembentukan tim ahli, hingga rencana pengembangan sistem informasi berbasis digital.
Rapat dibuka Sekretaris Jenderal SEKBER FAHMI, Bung Joe Sidjabat, dan dihadiri sejumlah unsur pengurus serta pihak yang memberikan masukan terkait arah pengembangan organisasi.
Salah satu poin penting yang disepakati dalam rapat adalah motto “FAHMI – Bersinergi Untuk Keadilan”, yang merupakan gagasan Ketua Umum SEKBER FAHMI, Yasaaro Tel, SE., SH., MH., M.Kn.
Motto tersebut diharapkan menjadi semangat bagi SEKBER FAHMI dalam membangun sinergi antara advokat, media dan masyarakat dalam mengawal persoalan hukum serta kepentingan publik.
Dalam pembahasan rapat, SEKBER FAHMI menaruh perhatian terhadap berbagai persoalan yang dapat dihadapi advokat maupun insan media dalam menjalankan tugas dan profesinya.
Meski demikian, setiap persoalan tetap harus dikedepankan berdasarkan fakta, bukti dan mekanisme hukum yang berlaku. Prinsip praduga tak bersalah juga menjadi bagian penting dalam setiap langkah advokasi agar tidak berkembang menjadi penghakiman terhadap pihak tertentu.
Dengan demikian, keberadaan SEKBER FAHMI diharapkan tidak hanya berfokus pada persoalan hukum dan pemberitaan, tetapi juga mampu memberikan perhatian terhadap aspek pendidikan, sosial dan budaya.
SEKBER FAHMI juga berencana membentuk Tim IT yang nantinya diarahkan untuk mengembangkan perangkat lunak atau aplikasi berbasis website.
Aplikasi tersebut diharapkan dapat menjadi pusat informasi dan publikasi berbagai program serta kegiatan SEKBER FAHMI.
Melalui sistem digital yang terintegrasi, informasi mengenai aktivitas organisasi diharapkan dapat terdokumentasi dan disebarluaskan secara lebih luas hingga menjangkau berbagai wilayah di Indonesia.
SEKBER FAHMI juga membahas pentingnya koordinasi dalam pemberitaan perkara hukum dan kriminal, khususnya yang berkaitan dengan institusi Polri.
Koordinasi tersebut diharapkan dapat memperkuat komunikasi sekaligus membantu memperoleh informasi yang berimbang dalam pemberitaan maupun kegiatan advokasi.
Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, SEKBER FAHMI juga membahas rencana kegiatan bakti sosial pada momentum 17 Agustus 2026.
Rencananya, sekitar 200 bungkus nasi akan dibagikan kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial.
Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari peringatan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi wujud nyata kehadiran SEKBER FAHMI di tengah masyarakat.
Dalam rapat ditegaskan bahwa penguatan organisasi membutuhkan keterlibatan seluruh jajaran.
Setiap unsur diharapkan memberikan kontribusi, perhatian dan tanggung jawab dalam menjalankan program yang telah disusun.
Penguatan organisasi, kata pembahasan rapat, tidak cukup hanya melalui struktur maupun nama besar, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata, koordinasi dan konsistensi.
Rapat ke-2 SEKBER FAHMI tersebut turut dihadiri Kasubdit Penmas Polda Sumut AKBP MT Pasaribu, S.Pd., Anggota Dewan Pembina Johan Chandra, Dewan Penasehat Eben Haezar Zebua, SH., MH., Andika, SH., serta Leonardus, SH. Serta seluruh pengurus inti sekber fahmi.
Kehadiran sejumlah unsur tersebut menjadi bagian dari rangkaian diskusi dan masukan dalam pengembangan organisasi.
Dalam kesempatan tersebut, Kasubdit Penmas Polda Sumut AKBP MT Pasaribu, S.Pd., turut memberikan pandangan terkait pentingnya membangun komunikasi dan sinergi yang baik antara insan media, advokat dan aparat penegak hukum.
Ia juga mendorong agar setiap pemberitaan maupun penyampaian informasi yang berkaitan dengan persoalan hukum tetap mengedepankan fakta, data dan ketentuan hukum yang berlaku.
Ia menilai keberadaan forum seperti SEKBER FAHMI dapat menjadi ruang komunikasi yang positif sepanjang dijalankan secara profesional, terbuka dan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat. “Ujarnya.
Rapat ke-2 SEKBER FAHMI menjadi momentum untuk mempertegas arah organisasi.
Sejumlah gagasan yang telah dibahas kini menunggu tindak lanjut dalam bentuk kerja nyata, mulai dari penguatan struktur, sinergi advokat dan media, pengembangan teknologi digital, hingga kegiatan sosial yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. (Red)
- Editor : N gulo
