Labuhanbatu| WartaPoldasu.com – Kasus kecelakaan truk terguling yang terjadi di Jalan Lintas Sei Tampang, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, pada Selasa (14/7/2026), akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan.
Peristiwa nahas tersebut mengakibatkan 10 orang menjadi korban, dengan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian, yakni almarhumah (Sg)
Dari total korban, tujuh orang mengalami luka ringan dan sempat menjalani perawatan di Puskesmas Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir.
Sementara dua korban lainnya, (Cp) dan (J sirait) dirujuk ke RSUD Rantauprapat untuk mendapatkan perawatan medis. Seluruh korban kini telah kembali ke rumah masing-masing setelah kondisi mereka membaik.
Pada Jumat (17/7/2026), pemilik truk, Mahmul, bersama keluarganya mendatangi kediaman keluarga almarhumah (S.br. Gultom) untuk bersilaturahmi dan menyampaikan belasungkawa secara langsung, Kedatangan mereka disambut dengan penuh kekeluargaan dan suasana yang humanis.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan melalui jalur damai. Keluarga korban menyatakan telah menerima kejadian tersebut sebagai takdir dan saling memaafkan.
“Semua ini sudah menjadi takdir,” ujar Maruhum Gultom, ayah almarhumah.
Kesepakatan perdamaian tersebut turut disaksikan oleh Humas Kebun CSR, Sugeng, serta Kepala Biro WartaPoldasu Kabupaten Labuhanbatu. Kedua belah pihak kemudian menandatangani surat kesepakatan damai.
Sebagai bentuk kepedulian, pemilik truk juga menyerahkan uang tali asih kepada keluarga korban sebagai pengganti karangan bunga.
Pada hari yang sama, pemilik truk juga mengunjungi seluruh korban yang selamat. Dalam kesempatan itu, ia memberikan bantuan berupa bingkisan, santunan, serta biaya pengobatan kepada para korban yang mengalami luka maupun trauma akibat kecelakaan tersebut.
Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dengan saling memohon maaf atas musibah yang terjadi. (Tim)
- Editor : N gulo
